DETAIL KOLEKSI

Pendidikan Industri Kreatif Di Perdesaan : Studi Kasus Industri Tembikar Di Desa Kasongan, Di Yogyakarta


Oleh : J. Pamudji Suptandar

Info Katalog

Penerbit : Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2013

Halaman : 100 p.

Ilustrasi / bibliographi : App.; Bibl.; Ill.

Subyek : Ceramics;Design - Art;Creative industry

Kata Kunci : creative industry, pottery industry education.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_1.pdf 2129.23
2. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_2.pdf 4576.77
3. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_3.pdf 1888.27
4. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_4.pdf 2445.06
5. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_5.pdf 2769.32
6. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_6.pdf 6081.24
7. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_7.pdf 4406.4
8. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_8.pdf 2332.81
9. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_9.pdf 2834.22
10. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_10.pdf 2548.27
11. 2013_BOOKS_DP_Pendidikan-Industri-Kreatif_11.pdf 6653.5

B Bahwa sektor industri kreatif saat ini sedang bergerak menjadi kekuatan ekonomi baru, menyerap 8,6 juta tenaga kerja dan memberikan sumbangan sebesar 7 persen pada produk domestik bruto (PDB). Indonesia ke masa depan berpeluang menciptakan dan mengerahkan sumber daya manusia (SDM) usia produktif dan kreatif untuk diberdaya gunakan dalam sektor industri perumahan yang dapat untuk melepaskan diri dari ketergantungan pihak luar. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM seperti yang dilakukan oleh Negara-negara lain dalam waktu yang relatif singkat hanya bisa dicapai melalui pendidikan dan pelatihan yang terencana sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Sistem dan metode yang digunakan harus mengikuti kearifan lokal, kebiasaan, budaya, tradisi dan bahasa yang berlaku di komunitas masyarakat setempat. Sebagai wirausaha terdidik akan mampu mengubah cara pandang masyarakat bahwa profesi industri kreatif di perdesaan yang dianggap sebagai suatu kerja yang tidak menjanjikan tapi ternyata bisa untuk menghidupi keluarga. Demikian garis besar tujuan pendirian Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Tembikar di pusat industri yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat perdesaan.

T That the creative industry sector is currently moving into a new economic power, absorbing 8.6 million workers and contributing 7 percent to gross domestic product (GDP). Indonesia into the future has the opportunity to create and mobilize human resources of productive and creative age to be empowered to use in the housing industry sector that can to escape from outside dependence. One way to improve the quality and quantity of human resources as practiced by other countries in a relatively short time can only be achieved through planned education and training according to the needs of the local community. The systems and methods used should follow local wisdom, customs, cultures, traditions and languages ​​that apply in local communities. As a well-educated entrepreneur will be able to change the way the public view that the profession of the creative industry in the countryside is considered a work that is not promising but it can be to support the family. Thus the outline of the goal of establishing the Center for Pottery Industry Education and Training in industrial centers is adjusted to the conditions in the field and in accordance with what is needed by rural communities.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?