DETAIL KOLEKSI

Pengembangan aspek sustainable banking di Indonesia


Oleh : Endang Ruhiyat

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Etty Murwaningsari

Pembimbing 2 : Juniati Gunawan

Pembimbing 3 : Tjiptohadi Sawarjuwono

Subyek : Indonesia - Bank and banking

Kata Kunci : development, aspects, economy, social, environment, technology, sustainable banking, Indonesia

Link :


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_DS_DIE_222131403_Halaman-Judul.pdf 1384.28
2. 2020_DS_DIE_222131403_Lembar-Pengesahan.pdf 1071.49
3. 2020_DS_DIE_222131403_Bab-1_Pendahuluan.pdf 1179.49
4. 2020_DS_DIE_222131403_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1528.44
5. 2020_DS_DIE_222131403_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf 1215.42
6. 2020_DS_DIE_222131403_Bab-4_Hasil-Penelitian.pdf 2119.97
7. 2020_DS_DIE_222131403_Bab-5_Simpulan.pdf 1083.62
8. 2020_DS_DIE_222131403_Daftar-Pustaka.pdf 1347.72
9. 2020_DS_DIE_222131403_Lampiran.pdf 1905.64

P Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan aspek-aspek sustainable banking di Indonesia dan peran aspek teknologi sebagai aspek sustainable banking di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah perbankan di Indonesia. Informan sebanyak 23 orang berasal dari OJK, LPPI, IBI-BCC, Ahli Sustainability, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank Jawa Barat dan Banten, Bank BRISyariah, Bank Muamalat, dan Bank Arta Graha. Penentuan sampel informan menggunakan teknik purpossive dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan teknik in depth interview. Analisis data menggunakan teknik reductive fenomenologic. Pemantapan kredibilitas penelitian menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi (sumber, metode, peneliti, dan teori). Hasil penelitian, menemukan fenomena bahwa perbankan berkelanjutan di Indonesia sangat berkepentingan terhadap teknologi. Oleh karena itu aspek sustainable banking di Indonesia dikembangkan menjadi 4 aspek, yaitu aspek ekonomi, sosial, lingkungan hidup, dan teknologi. Aspek teknologi dalam sustainable banking di Indonesia tidak hanya berperan penting meningkatkan produktivitas dan efisiensi sehingga meningkatkan laba tapi juga mendukung terhadap kegiatan usaha berkelanjutan. Kontribusi penelitian ini untuk regulator, yaitu pertama, OJK dapat mendorong perbankan di Indonesia untuk transformasi ke digital banking; kedua, menjadikan indikator-indikator sustainable banking menjadi masukan saat terjadi revisi pedoman teknis POJK 51 Tahun 2017; ketiga, menjadi dasar bagi tim riset OJK untuk meneliti lebih dalam peran teknologi pada sustainable banking di Indonesia. Kontribusi bagi peneliti selanjutnya, dapat menjadi tantangan untuk melakukan kajian lanjutan tentang sustainable banking di Indonesia yang masih minim. Bagi IAI, dapat menjadi bahan kajian dalam merancang standar akuntansi keuangan. Bagi pegawai bank, dapat menggunakan teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Bagi manajemen bank, dapat menjadi acuan dalam memilih skenario dan strategi yang tepat agar tidak terdisrupsi I4.0, dan bagi para investor dapat menjadi acuan untuk berinvestasi teknologi di bank yang berpotensi meningkatkan keuntungan.

T This study aims to examine the development of aspects of sustainable banking in Indonesia and the role of technological aspects as aspects of sustainable banking in Indonesia. This type of research is phenomenology with a qualitative approach. The object of research is banking in Indonesia. 23 informants came from OJK, LPPI, IBI-BCC, Sustainability Experts, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank Jawa Barat dan Banten, Bank BRISyariah, Bank Muamalat, and Bank Arta Graha. Determination of informant samples using purposive techniques and snowball sampling. Data collection using interview methods with in depth interview techniques. Data analysis uses the reductive phenomenological technique. Strengthening the credibility of the study using the technique of extending participation, perseverance of observation and triangulation (sources, methods, researchers, and theories). The results of the study, found the phenomenon that sustainable banking in Indonesia is very concerned about technology. Therefore, aspects of sustainable banking in Indonesia are developed into 4 aspects, namely economic, social, environmental, and technological aspects. The technological aspects of sustainable banking in Indonesia not only play an important role in increasing productivity and efficiency so as to increase profits but also support sustainable business activities. The contribution of this research to regulators, namely, first, OJK can encourage banks in Indonesia to transform into digital banking; secondly, making indicators of sustainable banking become input when there is a revision of the 2017 POJK technical guidelines 2017; Third, it is the basis for the OJK research team to investigate more deeply the role of technology in sustainable banking in Indonesia. Contributions for further researchers, can be a challenge to conduct further studies on sustainable banking in Indonesia which is still minimal. For IAI, it can be a study material in designing financial accounting standards. For bank employees, they can use technology to increase productivity and work efficiency. For bank management, it can be a reference in choosing the right scenarios and strategies to avoid disruption of I4.0, and for investors can be a reference for investing technology in banks that have the potential to increase profits.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?