DETAIL KOLEKSI

Identifikasi ekowisata di Bantaran Sungai Ciliwung


Oleh : Qurrotu Aini Besila, Diana Hendrawan, Melati Ferianita Fachrul, Irfan M.

Info Katalog

Penerbit : Lemlit - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2006

Subyek : Ecotourism;River basin development;Water pollution

Kata Kunci : ecotourism, river basin development, nature conseravtion


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_1.pdf 2981
2. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_2.pdf 2082
3. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_3.pdf 3848.94
4. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_4.pdf 8483.53
5. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_5.pdf 4283.75
6. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_6.pdf 3563.35
7. 2006_LP_TL_Identifikasi-Potensi-Ekowisata_7.pdf 4786.45

P Penelitian ini meruapakan sebuah studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengangkat wacana ekowisata di bagian hulu Sungai Ciliwung di daerah Jakarta yaitu Kelurahan Srengseng Sawah, Lenteng Agung dan Tanjung Barat dengan melihat pada potensi fisik kawasan untuk menunjang ekowisata. Metode penelitian yang dilakukan adalah melakukan identifikasi potensi topografi dan daya dukung lahan, identifikasi vegetasi, serta identifikasi pencemaran lingkungan, pengelolaan sampah dan kualitas air, potensi sosio/budaya dan ekonomi masyarakat sasaran. Data yang didapat dianalisis secara ekploratif dan kualitatif. Potensi pencemaran lingkungan : pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan analisis kualitas air Sungai Ciliwung. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari hasil pengamatan geologi lokasi pengamatan yang merekomendasikan lokasi untuk pendaratan kapal dan lokasi untuk keberangkatan kapal. Keanekaragaman jenis tanaman pada tepi sungai Ciliwung didominasi oleh tegakan bambu dan kebun campuran yang berisi tanaman buah atau tanaman produktif lainnya, dengan penanganan yang tidak terlalu intensif. Stratifikasi vertikal pada kebun tepi sungai masih terlihat jelas. Kebun campuran potensial sebagai pilihan objek wisata, tetapi harus mendapat penanganan yang lebih baik agar terlihat menarik bagi pengunjung/wisatawan. Stratifikasi tanaman pada tepi sungai mampu membangun kesan ruang bagi pengunjung. Secara keseluruhan jenis tanaman, struktur dan komposisi tanaman mempunyai pengaruh besar pada pengembangan ekowisata Ciliwung di masa yang akan datang. Masyarakat yang mendukung pengembangan sungai Ciliwung dalam rangka ekowisata adalah masyarakat asli entis Betawi dan sebagian keturunan pendatang. Perencanaan pengelolaan dalam rangka mengendalikan pencemaran lingkungan menggunakan pengelolaan sampah dengan konsep Zero Waste. Hasil identifikasi terhadapa kualitas air menunjukan bahwa ada beberapa parameter yang sudah berada di atas baku mutu yaitu fenol, minyak dan lemak, nitrat, nitrit, BOD dan COD. Program yang perlu ditekannkan adalah upaya penyelamatan sempadan sungai. Berbagai ekowisata yang mungkin disediakan adalah wisata air, wisata pendidikan lingkungan, wisata agro dan wisata budaya

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?