DETAIL KOLEKSI


Studi Kestabilan Lereng Perbukitan Dan Dampak Lingkungan Akibat Bencana Alam Kelongsoran Di Garut Jawa Barat


Oleh :

Info Katalog

Pengarang Kedua : Masagus Ahmad Azizi

Pengarang Ketiga : Ariani Dwi Astuti

Pengarang Keempat : Diana Hendrawan

Pengarang Kelima :

Pengarang Keenam :

Penerbit : Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Halaman :

Subyek : Slopes (Soil mechanics);Landslides - Garut

Kata Kunci : slope stability studies, hillsides, environmental impact, landslide disasters, Garut

Program Studi Pokok :


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_1.pdf 956.81 (KB)
2. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_2.pdf 445.92 (KB)
3. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_3.pdf 2208.69 (KB)
4. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_4.pdf 891.36 (KB)
5. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_5.pdf 901.34 (KB)
6. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_6.pdf 4400.1 (KB)
7. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_7.pdf 1055.41 (KB)
8. 2004_LP_TL_Studi-kestabilan-lereng_8.pdf 752.24 (KB)

T Tujuan khusus dari penelitian ini adalah mendalami perilaku dan karakteristik stabilitas lereng perbukitan rawan gerakan tanah dan apa penyebabnya, serta dampaknya terhadapa lingkungan. Data yang diperlukan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang diperlukan sebagai dasar analisis kemantapan lereng adalah jenis litologi batuan, sifat fisik dan mekanik batuan, geometri lereng yang meliputi tinggi dan lebar jenjang serta kemiringan lereng tunggal dan lereng keseluruhan dan struktur geologi. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh longsor dan dampak longsor terhadap lingkungan dilakukan pengambilan data primer seperti gambaran daerah bencana, kondisi fisik dan kimia sungai Cinenggeng dan kuisioner kepada masyarakat terkena bencana. Sedangkan data sekunder yang dikumpulkan adalah data dari publikasi dan atau arsip terdahulu meliputi peta-peta, laporan pemetaan geologi regional/lokal, geologi teknik, peta pertambangan, tulisan-tulisan dari majalah ilmiah yang meliputi dan sesuai dengan masalah yang sedang dikaji, data curah hujan tahunan, bulanan dan juga data harian yang dilakukan selama penelitian lapangan dari stasiun-stasiun lokasi penelitian pada batuan terkekaran, data gempa dan data zona gempa, khususnya daerah lokasi penelitian. Dari hasil analisis data kekar lapangan dengan menggunakan stereonett, diperoleh jenis dari longsoran yang terjadi di Gunung Mandalawangi, yaitu longsoran bidang (Plane). Faktor keamanan (FK) lereng perbukitan dihitung dengan metoda Bishop, dengan mengambil data hasil uji tanah/batuan dan model longsoran didapat nilai FK di lereng atas Gunung Mandalawangi adalah <1.07 dan pada bagian bawah adalah berkisar 1.07

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?