DETAIL KOLEKSI

Perubahan guna lahan terhadap kualitas air di DAS Ciliwung

0.0


Oleh : Diana Hendrawan, Melati Ferianita Fachrul, Afiat A. Nugrahadi, Anita Sitawati

Info Katalog

Penerbit : Lemlit - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Subyek : Land use;Water pollution

Kata Kunci : land use, river pollution, pollution level, Ciliwung river


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_1.pdf 1398.21
2. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_2.pdf 892.19
3. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_3.pdf 5082.6
4. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_4.pdf 1312.81
5. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_5.pdf 7211.33
6. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_6.pdf 892.39
7. 2005_LP_TL_Perubahan-Guna-Lahan_7.pdf 5247.97

P Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan guna lahan dan identifikasi tutupan lahan di DAS Ciliwung dalam kurun waktu tahun 80-an sampai dengan 2000-an, melihat perubahan kualitas air Sungai Ciliwung, melihat pengaruh perubahan guna lahan di DAS Ciliwung terhadap kualitas air. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2004 sampai dengan Mei 2005 bertempat di DAS Ciliwung. Penentuan lokasi pengukuran kualitas air didasarkan pada beberapa pertimbangan mewakili daerah hulu Sungai Ciliwung, daerah tengah dan daerah hilir serta mewakili masukan dari sekitarnya, dimana di daerah hulu dianggap masih relative banyak pepohonan, daerah tengah merupakan daerah pemukiman padat dan daerah hilir pemukiman dengan kegiatan industri. Diperoleh hasil dan dapat disimpulkan bahwa dalam kurun waktu 40 tahun, luas penggunaan lahan daerah tidak terbangun berkurang sangat drastis. Ini ditunjukan dengan perubahan prosentase pengguna lahan untuk daerah pertanian dan RTH serta tanah basah dan badan air. Pada tahun 1970, prosentase penggunaan lahan ke dua klas tersebut menempati sekitar 66% dari luas DAS atau sekitar 25.687, 99 Ha. Namun pada tahun 2000, luas penggunaan lahan daerah tidak terbangun tersebut hanya sekitar 38% dari luas DAS atau hanya sekitar 15.079, 84 Ha. Dalam kurun waktu 12 tahun terjadi penurunan nilai Indeks Kualitas Air (IKA). IKA pada tahun 1993 berkisar antara 66,5 - 95,0 berada dalam kategori sedang sampai sangat baik, sedangkan pada tahun 2005 berkisar antara 41,81 - 70,67 (kategori buruk-sedang). Penurunan nilai IKA menggambarkan bahwa secara umum telah terjadi perubahan pada kualitas air sungai Ciliwung yang diakibatkan oleh perubahan guna lahan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?