DETAIL KOLEKSI

Pemetaan industri komponen otomotif di Indonesia: tahun ke 4 dari rencana 5 tahun


Oleh : Triwulandari, Dedy Sugiarto, Dorina Hetharia, Tiena Gustina Amran

Info Katalog

Penerbit : Lemlit - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Halaman : 76 p.

Subyek : Automobile supplies industry

Kata Kunci : map, demand, supply, capability, environmentally friendly automotive components


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_1.pdf 5633.69
2. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_2.pdf 3851.16
3. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_3.pdf 6609.86
4. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_4.pdf 1203.11
5. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_5.pdf 3563.05
6. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_6.pdf 14427.72
7. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_7.pdf 3931.48
8. 2016_LP_TI_Pemetaan-Industri-Komponen_8.pdf 26243.61

P Peningkatan daya saing industri komponen otomotif nasional perlu diupayakan secara terus menerus. Salah satu alternatif peningkatan daya saing yaitu ramah lingkungan dalam perspektif eco region. Strategi Pengembangan untuk Peningkatan Daya Saing Industri Komponen Otomotif yang Ramah Lingkungan di Indonesia perlu diformulasikan dalam rangka mempersiapkan industri komponen otomotif menuju industri yang ramah lingkungan. Yang dimaksud dengan strategi pengembangan yaitu respon secara terus-menerus maupun adaptif terhadap kekuatan dan kelemahan dari faktor internal serta peluang dan ancaman dari faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan industri di masa yang akan datang. Untuk dapat memberikan respon yang baik terhadap faktor internal dan faktor eksternal diperlukan upaya untuk melakukan benchmarking (Patok Duga). Fokus dan kegiatan benchmarking diarahkan pada praktik terbaik dari perusahan lainnya. Penelitian tahun 2015 merupakan penelitian tahun ke empat dan rangkaian penelitian yang akan di lakukan selama 5 tahun. Tujuan penelitian yang diusulkan dan akan dilaksanakan pada tahun 2015 yaitu merancang model yang dapat digunakan untuk melakukan identifikasi praktek terbaik strategi pengembangan industri komponen otomotif di luar negeri serta model praktek terbaik strategi pengembangan industri komponen otomotif. Tahapan penelitian terdiri dan lima tahap yaitu 1) Studi dokumentasi, 2) Analisis Kebutuhan, Pemodelan, 4) Verifikasi Model, dan 5) Validasi Model. Model terdiri dari empat sub model yaitu 1) Pengambilan keputusan mengenai apa yang akan di benchmarking ; 2) Identifikasi mitra benchmarking dan memilih mitra terbaik; 3) Identifikasi terhadap apa dan bagaimana mitra terbaik melakukan praktek terbaik; dan 4) Identifikasi terhadap apa dan bagaimana industri komponen otomotif Indonesia beradaptasi dengan praktek terbaik. Luaran penelitian yang dihasilkan pada tahun 2015 (tahun ke empat) yaitu model untuk melakukan identifikasi praktek terbaik strategi pengembangan industri komponen otomotif di luar negeri, publikasi basil penelitian pada seminar (pertemuan ilmiah) pada tingkat nasional dan intemasional, serta draft jurnal nasional terakreditasi

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?