DETAIL KOLEKSI

Perlindungan hukum kepemilikan hak atas tanah


Oleh : I. Komang Suka’arsana, [et.al]

Info Katalog

Kata Kunci : legal counseling, certificate of land rights.

Subyek : Land tenure

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Halaman : 38 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Halaman-Judul.pdf 597.03
2. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Bab-1_Pendahuluan.pdf 605.7
3. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Bab-2_Rencana-Kegiatan.pdf 584.24
4. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Bab-3_Pelaksanaan-Kegiatan.pdf 676.56
5. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Bab-4_Evaluasi-Kegiatan.pdf 599.2
6. 2014_PKM_FH_Perlindungan-Hukum-Kepemilikan-Hak-Atas-Tanah_Bab-5_Penutup.pdf 590.32

M Masalah sertifikasi hak atas tanah menjadi fenomena yang crusial. Hal inikarena menyangkut berbagai wacana yang berkembang tentang sertifikasitanah. Pemilikan tanah sangat rawan terhadap terjadinya sengketa dimasyarakat perkotaan maupun perdesaan. Konsekuensinya, pemilik tanahsangat mutlak memiliki sertifikat hak atas tanah. Namun demikian, banyaktanah di perkotaan maupun pedesaan belum atau tidak bersertifikat, akibatsebagian besar pemilik tanah menghadapi banyak kendala sosial ekonomiuntuk mensertifikatkan tanah. Oleh karena itu, luas tanah hak rakyat yangsudah bersertifikat baru sebagian kecil dibandingkan dengan luas tanah belumbersertifikat, antara lain karena pelaksanaan program penyertifikatan tanahsecara massal yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional belumsepenuhnya berhasil. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang sertifikattanah, sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan masyarakat di daerah yangbersangkutan. Tingkat persepsi masyarakat terhadap biaya pengurusan danwaktu penyelesaian sertifikat tanah, bervariasi. Bagi masyarakat di daerahyang eksesebilitasnya rendah, disamping belum terjangkau oleh programpenyertifikatan tanah secara massal, serta dinamika perubahan penggunaandan penguasaan tanah intensitasnya rendah; akibatnya pemilikan sertifikattanah tidak atau belum merupakan kebutuhan yang mendesak.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?