DETAIL KOLEKSI

Pemanfaatan mainan bekas sebagai elemen estetis pada produk


Oleh : WA. Werdina, Gihon Nugrahadi, Awang ENR

Info Katalog

Kata Kunci : used plastic toys, selling products, waste products.

Subyek : Waste products - Decorative arts;Waste products - Aesthetic

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Halaman : 34 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Halaman-Judul.pdf 463.73
2. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Bab-1_Pendahuluan.pdf 220.2
3. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Bab-2_Sumber-Daya-yang-Digunakan.pdf 361.92
4. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Bab-3_Pelaksanaan-Pelatihan.pdf 1802.73
5. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Bab-4_Simpulan.pdf 208.47
6. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Daftar-Pustaka.pdf 204.16
7. 2017_PKM_FSRD_Pemanfaatan-Mainan-Bekas_Lampiran.pdf 1953.14

D Dalam kehidupan yang serba modern dan praktis saat ini, penggunaan plastik sebagai material berbagai jenis produk sudah bukan hal yang asing lagi. Di satu sisi, plastik memang memiliki keunggulan dibandingkan material lain. Namun di sisi yang lain, penggunaan plastik yang tidak terbendung akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Banyak cara sederhana yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik di sekitar kita. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan pelatihan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang bagaimana memanfaatkan mainan plastik bekas pakai menjadi elemen estetis pada produk. Kegiatan PKM ini diadakan oleh Program Studi Desain Produk Universitas Trisakti dengan masyarakat sasaran ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kegiatan yang bersifat edukatif tentang penanganan sampah plastik, sekaligus sebagai upaya untuk merangsang kreativitas masyarakat dalam mengolah limbah menjadi sesuatu yang bernilai jual. Dalam menyusun makalah ini, metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ditempuh sebagai upaya untuk menghimpun, memilah, menganalisis dan mengevaluasi data dan informasi yang diperoleh. Hasilnya kemudian disampaikan dalam format tulisan ilmiah yang terstruktur dan informatif. Sementara itu, dalam pelaksanaan program PKM, metode yang digunakan adalah metode eksperimentatif yaitu dengan melakukan berbagai eksperimen untuk mendapatkan materi pelatihan yang tepat sasaran. Kegiatan yang bersifat praktis dan nyata serta sudah dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat mempererat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat, sehingga manfaat perguruan tinggi sebagai entitas intelektual akan semakin besar dan penting peranannya sebagai pilar peradaban masyarakat

I In today's modern and practical life, the use of plastic as a material for various types of products is no stranger. On the one hand, plastic does have advantages over other materials. But on the other hand, the use of plastic that is unstoppable will have a negative impact on the environment. Many simple ways that we can do to reduce plastic waste around us. One example is to provide training through the Community Service Program (PkM) on how to use used plastic toys into aesthetic elements of the product. The PKM activity was held by the Trisakti University Product Design Study Program with the target community of housewives living in Angke Village, Tambora District, West Jakarta. This training aims to provide educational activities about handling plastic waste, as well as an effort to stimulate community creativity in processing waste into something of value. In compiling this paper, descriptive qualitative research methods were adopted in an effort to collect, sort, analyze and evaluate the data and information obtained. The results are then delivered in a structured and informative scientific writing format. Meanwhile, in the implementation of the PKM program, the method used was an experimental method, namely by conducting various experiments to obtain training materials that were right on target. Activities that are practical and tangible and have been carried out on an ongoing basis are expected to strengthen the relationship between educational institutions and the community, so that the benefits of higher education as an intellectual entity will be even greater and its role important as a pillar of civilization in society

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?