DETAIL KOLEKSI

Pelatihan pelestarian "Reef" di Kepulauan Seribu (Pulau Pramuka dan Sekitarnya)


Oleh : Moeh. Ali Jambak, Dewi Syavitri, M. Burhannudinnur, Ovinda, Ulam Nababan

Info Katalog

Kata Kunci : reef, conservation, preservation.

Subyek : Reef - Conservation of natural resources

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Halaman : 23 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Halaman-Judul.pdf 399.11
2. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Bab-1_Pendahuluan.pdf 455.56
3. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Bab-2_Tujuan-dan-Manfaat.pdf 451.16
4. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Bab-3_Pelaksanaan.pdf 460.52
5. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Bab-4_Hasil-dan-Kendala.pdf 452.88
6. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 454.24
7. 2016_PKM_FTKE_Pelatihan-Pelestarian-Reef_Lampiran.pdf 5639.81

K Kawasan Kepulauan Seribu yang berada di Teluk Jakarta adalah kawasanyang perairannya tempat pertumbuhan terumbu karang atau “reef” yang sangatpenting dari segi ekosistem. Kesimpulan dari hasil pelaksanaan penyuluhan pelestarian “reef” dikepulauan seribu ini mendapatkan suatu kesimpulan bahwa: Kurangnya kesadaran masyarakat pulau maupun turis-turis yang datang ke Pulau Pramuka akan pentingnya menjaga kebersihan dankelestarian lingkungan hidup, Kurangnya pengetahuan masyarakat pulau dan turis-turis yangdatang akan peranan terumbu karang dalam ekosistem laut. Para pemandu wisata kebanyakan tidak memberi tahu kepada tamu mereka untuk tidak mengambil terumbu karang yang masih hidup.Masih banyak hingga kini turis-turis asing maupun lokal yangmengambil terumbu karang yang masih hidup sebagai cinderamata dan Masih banyaknya nelayan-nelayan yang menginjak terumbu karangyang masih hidup pada saat mereka menangkap ikan. Sehinggaterumbu karang yang masih hidup tersebut rusak atau mati.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?