DETAIL KOLEKSI

Penglolaan sampah berbasis masyarakat di Keluarahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat


Oleh : Sintorini, Rernat H. Wisyatmoko, Endro Suswantoro, Pramiati Purwaningrum, Nunu Wisnuaji

Info Katalog

Kata Kunci : waste management, environmental pollution, Tambora, West Jakarta

Subyek : Waste management

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Halaman : 11 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Halaman-Judul.pdf 505.58
2. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Bab-1_Pendahuluan.pdf 460.1
3. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Bab-2_Pelaksanaan-Kegiatan.pdf 454.2
4. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Bab-3_Evaluasi-Kegiatan.pdf 451.94
5. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Bab-4_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 451.25
6. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Daftar-Pustaka.pdf 449.17
7. 2016_PKM_FALTL_Pengelolaan-Sampah-Berbasis_Lampiran.pdf 657.24

S Salah satu masalah lingkungan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari adalah sampah. Kemampuan pengelola dalam menangani sampah, tidak seimbang dengan produksi sampah sehingga terjadi penumpukan sampah dimana-mana yang sangat menggangu kesehatan dan estetika. Konsep penanganan sampah di Indonesia yang banyak dilakukan sampai saat ini masih pada tahap pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan akhir (Kumpul-Angkut-Buang). Dalam kondisi saat ini karena keterbatasan lahan maka sangatlah sulit untuk mencari lahan yang dapat digunakan untuk TPA. Sehingga diharapkan TPA yang saat ini hanya sebagai tempat penguan akhir tetapi juga sebagai tempat pengolahan sampah akhir (TPSA). Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat di Leurahan Tambora Kecamatan Tambora mengenai pengelolaan sampah yang baik dan dapat dikerjalan oleh masyarakat secara mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan ini masyarakat berencana untuk memproduksi bahan-bahan daur ulang secara masal agar dapat dijual. Masyarakat berharap program pelatihan dapat dilanjutkan dengan materi yang lain tetapi untuk masalah lingkungan.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?