DETAIL KOLEKSI

Diseminasi hasil pembangunan komunitas dan pengelolaan lingkungan permukiman Kota Bogor


Oleh : Yayat Supriatna, Endrawati Fatimah, Hanny W. Wiranegara, Rahel Situmorang, Anita Sitawati, [et.al]

Info Katalog

Kata Kunci : environmental infrastructure, social facilities, community development, Bogor

Subyek : Settlement environmental management

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Halaman : 34 p.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Halaman-Judul.pdf 439.27
2. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Bab-1_Pendahuluan.pdf 430.91
3. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Bab-2_Tujuan-Kegiatan.pdf 425.54
4. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Bab-3_Tinjauan-Pustaka.pdf 456.27
5. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Bab-4_Implementasi-Pembangunan-Komunitas-dan-Pengelolaan-Lingkungan-Permukiman.pdf 463.33
6. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Bab-5_Penutup.pdf 430.38
7. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Daftar-Pustaka.pdf 425.84
8. 2015_PKM_FALTL_Diseminasi-Hasil-Pembangunan_Lampiran.pdf 1701.13

S Saat ini diwilayah Jabodetabek pertumbuhan komunitas berpagar ( gated community) sudah semakin pesat, beberapa lokasi besarnya berada di wilayah Kota Bogor. Didalam wacana pembangunan komunitas, pemagaran dengan membangun tembok pemisah diperumahan berpagar (gated community) merupakan bentuk privatisasi ruang yang dapat memicu terjadinya fragmentasi dan disintegrasi sosial antar penghuni dan warga bukan penghuni. Saat ini pembentukan struktur kota yang didominasi komunitas berpagartelah menjadi model pembangunan sub urban di Indonesia. Komunitas berpagar diprediksikan akan menjadi fitur penting bagi pembentukan kota-kota di masa mendatang (Landman, 2000).Hal yang menjadi tantangan untuk mewujudkan pembangunan komunitas di lingkungan perumahan ini adalah, apakah pemerintah memiliki kemampuan untuk ikut menata dan berperan didalam pembangunan masyarakat dikomunitas berpagar. Sebagai tempat pilihan penduduk untuk bermukim, menyebabkan semakin tingginya kebutuhan penyediaan hunian dengan fasilitas kelengkapannya, termasuk fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh sebab itu, perlu ditemukenali kondisi penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum lingkungan, sebagai dasar dalam penentuan arahan dan kebijakan pengembangan komunitas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan implementasi pembangunan komunitas dikaitkan dengan pengelolaan sarana fasilitas sosial dan umum di lingkungan permukiman di Kota Bogor.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?