DETAIL KOLEKSI

Interpretasi struktur bawah permukaan berdasarkan pemodelan data gayaberat di Lapangan panasbumi Dieng, Jawa Tengah


Oleh : Joseph Rustandi Harahap

Info Katalog

Nomor Panggil : 867/TG/2017

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Hidartan

Pembimbing 2 : Muhammad Istiawan N.

Subyek : Geothermal resources

Kata Kunci : geology, gravity, geothermal, SVD, modeling subsurface structure, Dieng.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_GL_07210070_Halaman-judul.pdf 2743.38
2. 2017_TA_GL_07210070_Bab-1.pdf 988.75
3. 2017_TA_GL_07210070_Bab-2.pdf 1043.74
4. 2017_TA_GL_07210070_Bab-3.pdf 2059.75
5. 2017_TA_GL_07210070_Bab-4.pdf 3175.36
6. 2017_TA_GL_07210070_Bab-5.pdf 688
7. 2017_TA_GL_07210070_Daftar-pustaka.pdf 608.56
8. 2017_TA_GL_07210070_Lampiran.pdf 4260.06

S Salah satu metode geofisika yang digunakan untuk menentukan strukturgeologi bawah permukaan adalah metode gayaberat. Metode ini dilakukan padadaerah lapangan panasbumi Dieng, Jawa Tengah, untuk memetakan struktur bawahpermukaan. Nilai estimasi rapat massa di daerah Dieng 2,42 gr/cc. Hasil anomaliyang dianalisis merupakan hasil dari metode tapis rataan bergerak dan DerivatifTurunan Kedua. Metode ini memisahkan anomali regional-residual dan strukturstrukturdangkal. Hasil analisis residual menghasilkan enam unit satuan, batuandasar / reservoir(2,42gr/cc), leher gunungapi(2,4gr/cc), unit A(1,9gr/cc), unitB(1,8gr/cc), unit C(2,2gr/cc) dan unit D (2,35gr/cc). Pemodelan struktur bawahpermukaan menggunakan data-data pendukung peta geologi regional danpembacaan analisis dari peta SVD. Berdasarkan hasil analisis anomali residual danSVD terlihat bahwa daerah penelitian mempunyai pola anomali yang membentukkawah dari G. Prahu hingga G. Bisma. Selain pola kelurusan kawah, terlihat jugapola-pola struktur yang memiliki arah barat-laut-tenggara dan utara-selatan danbeberapa arah struktur yang berbeda dengan struktur permukaan, hal tersebutmerupakan hasil dari aktivitas vulkanik Kuarter

O One of geophysical method to determine subsurface geology structure isgravity method. This method was conducted in Dieng, Central Java, for mappingsubsurface structures exist. Estimated density of Dieng is 2,42 gr/cc. The resultanomaly which used for analysising is the result of filtering from moving averagefilter and Second Vertical Derivatives. The result of residual anlysis show six unit,reservoir / bedrock (2,42gr/cc), volcanic neck (2,4gr/cc), unit A(1,9gr/cc),unitB(1,8gr/cc), unit C(2,2gr/cc), unit D(2,35gr/cc). This method separates regionalresidualanomaly and shallow structures. For analysis fault structure, the writerused SVD method. Modeling of subsurface structure used supporting data such aregional geology map and analysed SVD map. Based on result of residual anomalyand SVD can be seen that the research area has a relatively crater pattern fromMount Prahu to Mount Bisma. More than that, northwest-southeast and northsouthanomaly trend patterns that has difference relatively trend of fault structure,it is the result of Quarter vulcanic activity

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?