DETAIL KOLEKSI

Faktor-faktor Penentu Pcm Pada Industri Minyak Kelapa Sawit Di Indonesia


Oleh : Desak Gede Ari Wijayanti

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000004458.pdf

Nomor Panggil : 2019_TA_EP_021.15.1009

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Dini Hariyanti

Subyek : Industry;Personnel management

Kata Kunci : structure-conduct-performance , rasio konsentrasi minimum eficiency of scale efisiensi, pertumbuhan


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_EP_021151009_Halaman-Judul.pdf 1491.34
2. 2019_TA_EP_021151009_Bab-1.pdf 1211.59
3. 2019_TA_EP_021151009_Bab-2.pdf 1715.57
4. 2019_TA_EP_021151009_Bab-3.pdf 1153.58
5. 2019_TA_EP_021151009_Bab-4.pdf 1461.07
6. 2019_TA_EP_021151009_Bab-5.pdf 995.71
7. 2019_TA_EP_021151009_Daftar-Pustaka.pdf 911.68
8. 2019_TA_EP_021151009_Lampiran.pdf 2204.07

T Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja industri minyak kelapa sawit serta pengaruh rasio konsentrasi (CR4.), Minimum Eficiency of Scale (MES), efisiensi (XEF), dan pertumbuhan output (growth) terhadap Price Cost Margin (PCM) industri minyak kelapa sawit (go public) di Indonesia berupa data sekunder. Data time series periode tahunan yaitu tahun 2008 - 2015 (10 tahun). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai output, nilai input, nilai tambah, dah upah yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI).Metode yang digunakan adalah pendekatan Structure Conduct Performance (SCP) untuk menganalisis struktur, perilaku dan kinerja industri minyak kelapa sawit. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis perilaku industri minyak kelapa sawit dan analisis kuantitatif untuk mengetahui struktur dan kinerja dari industri minyak kelapa sawit di Indonesia. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Microsoft Office Excel 2007.Hasil analisis SCP ditemukan bahwa stuktur industri pada industri minyak kelapa sawit di Indonesia adalah struktur oligopoli ketat, dengan nilai rata-rata CR4 sebesar 64,91 persen. Analisis perilaku dalam industri minyak kelapa sawit dapat dilihat dari strategi produk, harga dan promosi. Strategi produk dilakukan melalui strategi diferensisasi dan inovasi produk, dan penetapan harga berdasarkan harga dari perusahaan pesaing. Sedangkan strategi promosi dilakukan melalui media cetak dan elektronik, serta display product. Dari segi kinerja industri minyak kelapa sawit dapat dilihat dari PCM, efisiensi (XEF), dan pertumbuhan output (growth).

T The purpose of this study is to analyze structure, conduct and performance Palm Oil industry and also effect of concentration ratio (CR.), Minimum Eficiency of Scale (MES) efficiency CXEF), growth output, to Price Cost Margin (PCM) in Palm Oil industry in Indonesia. The type data at research is secondary. Time series data with an annual from 2008 until 2015. The data used in this research is output value, input value, value added, and wages earned from Bursa Efek Indonesia (BEI).The method used SCP analysis for analyze sructure, conduct and performance of Palm Oil industry. The descriptive analysis is used to analyze conduct of Palm Oil industry and quantitative analysis is used to analyze structure and performance of Palm Oil industry in Indonesia. The data process by using software Microsoft Office Excel 2007.The result of SCP analysis found that the industrial structure of Palm Oil industry in Indonesia is a tight oligopoly structure, with an average value of CR4 of 64,91 percent. Analysis of conduct of Palm Oil industry seen strategy of product, price, and promotion. Strategy of product is done by differentation and innovation of products and pricing based on the price of. While strategy of promotion is done by print media, electronic and a fashion show. In term of performance can be seen from PCM, Efficiency-X (XEF) and growth.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?