DETAIL KOLEKSI

Efek Chlorhexidine Gluconate Dalam Melawan Kuman Penyebab Penyakit Periodontal (studi Pustaka)


Oleh : Wiwiek Widanengsih

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.904.1 WIW e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : drg. Ratna I. Sunoto, M. Kes.

Pembimbing 2 : drg. Armelia Sari

Subyek : Dentistry - Microbiology

Kata Kunci : chlorhexidine, chlorhexidine gluconate, electrostatic forces, bacteriostatic


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_KG_04005206_Halaman-Judul.pdf 820.82
2. 2008_TA_KG_04005206_Bab-1.pdf 705.54
3. 2008_TA_KG_04005206_Bab-2.pdf 1662.74
4. 2008_TA_KG_04005206_Bab-3.pdf 726.76
5. 2008_TA_KG_04005206_Bab-4.pdf 628.84
6. 2008_TA_KG_04005206_Daftar-Pustaka.pdf 666.79

K Klorheksidin merupakan derivat bisbiguanida dan antimikroba sintetik yang umumnya digunakan dalam bentuk glukonat. Secara in vitro, klorheksidin glukonat efektif melawan bakteri Gram positif, bakteri Gram negatif, jamur, ragi, serta bakteri fakultatif aerob dan anaerob. Muatan positif yang dimiliki klorheksidin akan berikatan secara elektrostatik dengan muatan negatif pada dinding sel bakteri, dalam hal ini, klorheksidin merusak struktur lipoprotein. Selain sifat antibakteri, klorheksidin juga memiliki efek bakteriostatik dengan mempengaruhi pembentukan pelikel dan menghambat kolonisasi bakteri dalam plak. Klorheksidin terdapat dalam preparat yang bervariasi yaitu larutan kumur-kumur (0.2 % atau 0.12%), gel (0.5%-1%), larutan irigasi, dan bahan controlled delivery (Periochip). Efek samping klorheksidin adalah pewarnaan pada gigi dan jaringan lunak, gangguan pengecapan, dan kadang-kadang pembengkakan kelenjar parotis. Klorheksidin memiliki aktivitas toksik sistemik yang rendah pada manusia, tidak mengalami resistensi pada mikroorganisme dalam mulut, dan tidak mengganggu proses reproduksi dan janin.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?