DETAIL KOLEKSI

Analisis Determinasi Foreign Direct Investment Di Indonesia


Oleh : Lailatifa Suryani Iswanto

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000016968.pdf

Nomor Panggil : 021.15.1029

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Husna Leila Yusran

Subyek : Economic - Investment;Indonesia - Economic

Kata Kunci : foreign direct investment, error correction model, infrastructure, trade opennes, exchange rates


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_EP_021151029_Halaman-Judul.pdf 2066.96
2. 2019_TA_EP_021151029_Bab-1.pdf 1015.56
3. 2019_TA_EP_021151029_Bab-2.pdf 983.39
4. 2019_TA_EP_021151029_Bab-3.pdf 1137.79
5. 2019_TA_EP_021151029_Bab-4.pdf 2323.41
6. 2019_TA_EP_021151029_Bab-5.pdf 721.43
7. 2019_TA_EP_021151029_Daftar-Pustaka.pdf 755.06
8. 2019_TA_EP_021151029_Lampiran.pdf 2360.95

T Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji faktor-faktor penentu aliran foreign direct investment ke Indonesia. Adapun variabel-variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah infrastruktur, trade openness, nilai tukar, dan suku bunga. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder secara kuantitatif yang bersumber dari Bank Indonesia, UNCTAD, dan BPS. Jenis data yang digunakan berdasarkan periode pengamatan adalah time series tahun 2000-2017 secara tahunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Correction Model (ECM) untuk mengetahui perngaruh variabel independen baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap foreign direct investment di Indonesia. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Eviews 8.0. Berdasarkan hasil analisis error correction model,hanya terdapat satu variabel independen yang mempengaruhi foreign direct investment di Indonesia yaitu trade openness yang memiliki arah positif yang sesuai dengan teori dan hipotesis dan berpengaruh signifikan secara jangka pendek maupun jangka panjang. Variabel Suku bunga menunjukkan arah negatif yang sesuai dengan teori dan hipoteis, tetapi secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap foreign direct investment baik jangka pendek maupun jangka panjang. Sedangkan dua variabel independen lainnya yang secara statistik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap foreign direct investment menunjukkan arah yang juga tidak sesuai dengan teori dan hipotesis yaitu infrastruktur dan nilai tukar. Model yang dikembangkan dalam penelitin ini masih memiliki keterbatasan sehingga diperlukan penelitian selanjutnya yang lebih mendalam dengan data dan metode yang lebih lengkap.

T The main purpose of this study is to examine the main determinants of foreign direct investment inflows into Indonesia. The independent variables used in this study are infrastructure, trade openness, exchange rates, and interest rates. The data used in this study is quantitatively secondary data sourced from Bank Indonesia, UNCTAD, and BPS. The type of data used based on the observation period is the time series 2000-2017 annually. The method used in this study is Error Correction Model (ECM) which for determine the relationship of independent variables both in the short and long term on foreign direct investment in Indonesia. Data processing is done using the help of Eviews 8.0 software. The results of error correction model analysis provide empirical evidence that only an independent variable that influences foreign direct investment in Indonesia, namely trade openness which has a positive direction in accordance with the theory and hypothesis and has a significant in the short and long term. On the other hand, interest rates indicate a negative direction that is in accordance with theory and hypothesis, but statistically does have a insignificant relationship on foreign direct investment both short and long term. Whereas the other two independent variables that not only do have a statistically insignificant relationships on foreign direct investment but also do have a direction that is also not in accordance with the theories and hypotheses are infrastructure and exchange rates. The model developed in this study still has limitations therefore further research is needed with more complete data and methods.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?