DETAIL KOLEKSI

Hubungan frekuensi konsumsi junk food, aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada siswa SD


Oleh : Sarah Deya Ulhaq

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1668

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Machrumnizar

Subyek : Body mass index;Junk food

Kata Kunci : junk food, physical activity, body mass index (BMI), student


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_SKD_03016141_Halaman-Judul.pdf 1047.46
2. 2020_TA_SKD_03016141_Pengesahan.pdf 815.03
3. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-1_Pendahuluan.pdf 823.8
4. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 934.76
5. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 707.83
6. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 967.91
7. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-5_Hasil-Penelitian.pdf 828.3
8. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-6_Pembahasan.pdf 713
9. 2020_TA_SKD_03016141_Bab-7_Kesimpulan.pdf 699.34
10. 2020_TA_SKD_03016141_Daftar-Pustaka.pdf 850.26
11. 2020_TA_SKD_03016141_Lampiran.pdf 2398.63

Z Zaman sekarang dengan perubahan gaya hidup telah terjadi peningkatan konsumsi junk food pada anak sekolah, junk food merupakan makanan yang rendah nutrisi tetapi tinggi akan kalori dan gula. Junk food memiliki dampak buruk terhadap kesehatan dan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi indeks massa tubuh (IMT) anak, indeks massa tubuh (IMT) adalah indeks sederhana yang dapat mengkategorikan seseorang underweight, normal dan obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi junk food, aktivitas fisik dan indeks massa tubuh (IMT) pada siswa SD.TUJUANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara frekuensi konsumsi junk food, aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh (IMT).METODEPenelitian ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan cross sectional pada 106 siswa SD. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dan simple random sampling. Frekuensi konsumsi junk food diukur dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire, aktivitas fisik diukur dengan menggunakan Physical Activity Questionnaire for Older Children dan Indeks Massa Tubuh (IMT) diukur menggunakan timbangan injak dan staturmeter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square dan p value < 0,05.HASILDari 106 responden didapatkan 64,2% berjenis kelamin perempuan, 53,8% jarang mengkonsumsi junk food dengan IMT terbanyak normal (64,2%). Sebagian besar responden kurang melakukan aktivitas fisik (66%). Hasil analisis frekuensi konsumsi junk food terhadap IMT menggunakan uji Chi-Square diperoleh p value 0,563 dan analisis aktivitas fisik terhadap IMT dengan uji Chi-square diperoleh p value 0,381.KESIMPULANFrekuensi konsumsi junk food dan aktivitas fisik tidak mempengaruhi indeks massa tubuh pada siswa secara bermakna.

N Nowadays with lifestyle changes there has been an increase in junk food consumption in student, junk food is a food that has low nutrition but high calories and sugar. Junk food has a negative impact on health and is one of the factors that can affect a child's body mass index (BMI), body mass index (BMI) is a simple index that can categorize a person underweight, normal and obese. This study was conducted to determine the relationship between the frequency of junk food consumption and body mass index (BMI) in elementary students.METHODThis research is a descriptive study with cross sectional design to 106 elementary school students. Respondents were drawn using cluster random sampling and simple random sampling method. Data was collected using Food Frequency Questionnaire, physical activity was measured using a Physical Activity Questionnaire for Older Children and body mass index was measured using a stampede scale and staturmeter. Data was analyzed by univariate and bivariate analysis with Chi-Square test using SPSS.RESULTSFrom 106 respondents, most of them were female (64,2%), 53.8% rarely consumed junk food and normal BMI was found the most (64.2%). Most respondents have low physical activity (66%). The result of analysis of the frequency of junk food consumption on BMI using chi-square test obtained p-value 0.563 and analysis of physical activity against BMI with chi-square test obtained p-value 0.381.CONCLUSIONThere is no significant relationship between the frequency of junk food consumption and physical activity with body mass index.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?