DETAIL KOLEKSI

Hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada lansia


Oleh : Juan Stuart Xaverius Johanes

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1637

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Meiyanti

Subyek : Quality of life;Cognition;Aged

Kata Kunci : Cognitive function, quality of life, elderly


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_SKD_03016080_Halaman-judul.pdf 920.36
2. 2020_TA_SKD_03016080_Pengesahan.pdf 758.17
3. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-1-Pendahuluan.pdf 737.35
4. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 820.13
5. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 813.46
6. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-4_Metode.pdf 1035.33
7. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-5_Hasil.pdf 761.66
8. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-6_Pembahasan.pdf 744.59
9. 2020_TA_SKD_03016080_Bab-7_Kesimpulan.pdf 730.8
10. 2020_TA_SKD_03016080_Daftar-pustaka.pdf 827.58
11. 2020_TA_SKD_03016080_Lampiran.pdf 2268.17

L Latar Belakang Selama hampir lima dekade, persentase lansia Indonesia terus meningkat, sehingga dengan meningkatnya jumlah lansia maka harus diperhatikan juga kualitas hidup dari lansia. Seiring pertambahan usia akan timbulnya perubahan pada lansia yang dapat mempengaruhi kualitas hidup, seperti gangguan fungsi kognitif. Ditemukan bahwa ada pro kontra akan ada atau tidaknya pengaruh dari fungsi kognitif dengan kualitas hidup pada lansia. Metode Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan desain crosssectional dengan jumlah responden sebanyak 124 lansia yang berusia ≥60 tahun di Panti sosial tresna werdha 4 cengkareng, Jakarta Barat. Dengan menggunakan kuesioner MMSE untuk menilai fungsi kognitif dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup. Analisis data menggunakan Pearson Chi-Square.HasilResponden paling banyak didapatkan berusia 60-74 tahun (81,5%), berjenis kelamin wanita (59,7%), serta tingkat pendidikan dibawah Sekolah Menengah Atas (79,8%). Hasil penelitian dari uji hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup didapatkan p=0.003 pada aspek fisik, p=0.000 pada psikologis, p=0.004 pada sosial dan p=0.002 pada aspek lingkungan dari kualitas hidup. Kesimpulan Fungsi kognitif berpengaruh terhadap seluruh aspek kualitas hidup pada lansia

B Background For almost five decades, the percentage of Indonesian elderly continues to increase, so with the increasing number of elderly, their quality of life should also be considered. As the age increase, the changes in the elderly can affect the quality of life, such as impaired cognitive function. It was found that there is a pros and cons of whether or not the cognitive function have relation with quality of life in the elderly. Method This research is a descriptive study of analytic with crosssectional design with the number of respondents as many as 124 elderly, aged ≥ 60 years in Panti sosial tresna werdha 4 Cengkareng, West Jakarta. By using MMSE questionnaire to assess cognitive function and WHOQOL-BREF for quality of life. Data analysis using Pearson Chi-Square. Results Respondents were most acquired aged 60-74 years (81.5%), female gender (59.7%), as well as the level of education under high School (79.8%). The results of the study of the relationship test between cognitive function and quality of life is p=0.003 in the physical aspect, p=0.000 in psychological, p=0.004 in social and p=0.002 in the environmental aspects of the quality of life. Conclusion Cognitive function affects all aspects of quality of life in elderly

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?