DETAIL KOLEKSI


Tinjauan Yuridis Mengenai Penerapan Prinsip Non-refoulement Terhadap Orang-orang Rohingya Dari Myanmar Di Thailand


Oleh : Mutty Azaria Nindita Nareswari

Info Katalog

Nomor Panggil :

Subyek : Refugees - thailand;rohingya (burmese people)

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2010

Pembimbing 1 : Jun Justinar

Pembimbing 2 :

Kata Kunci : judicial review, non-refoulement principle, international refugee law, Rohingya refugees, Thailand


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2010_TA_HK_01006356_1.pdf 2815.53 (KB)
2. 2010_TA_HK_01006356_2.pdf 4228.57 (KB)
3. 2010_TA_HK_01006356_3.pdf 5681.31 (KB)
4. 2010_TA_HK_01006356_4.pdf 3147.13 (KB)
5. 2010_TA_HK_01006356_5.pdf 5513.92 (KB)
6. 2010_TA_HK_01006356_6.pdf 2452.17 (KB)
7. 2010_TA_HK_01006356_7.pdf 15373.5 (KB)

T Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan militer Thailand mengusir orang-orang Rohingya dan apakah tindakan pengusiran yang dilakukan merupakan pelanggaran terhadap prinsip non-refoulement serta pengaruh dari belum diaksesinya Konvensi 1951 terhadap pengusiran orang-orang Rohingya oleh militer Thailand. Penelitian dilakukan secara normatif. Dalam pengumpulan data dilakukan wawancara. Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan pengambilan kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa: 1). Alasan militer Thailand mengusir orang-orang Rohingya adalah karena Thailand menganggap bahwa orang-orang Rohingya termasuk dalam kategori imigran ilegal. 2). Tindakan pengusiran yang dilakukan oleh militer Thailand terhadap orang-orang Rohingya tidak sesuai dengan prinsip non-refoulement. 3). Pengaruh dari belum diaksesinya Konvensi 1951 terhadap pengusiran orang-orang Rohingya oleh Militer Thailand yaitu penanganan dan perlindungan yang diberikan oleh pemerintah Thailand, khususnya perlindungan non-refoulement akan tidak sesuai dengan pengaturan yang terdapat dalam Konvensi 1951

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?