DETAIL KOLEKSI


Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah Periode 2007-2010


Oleh : Ashwitha Chairany

Info Katalog

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Nirdukita Ratnawati

Subyek : Bank and banking;sharia economics

Kata Kunci : islamic banking, efficiency level, data envelopment analysis


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2012_TA_EP_021080009_full.pdf 1118.58 (KB)
2. 2012_TA_EP_021080009_7.pdf 282.29 (KB)
3. 2012_TA_EP_021080009_6.pdf 236.71 (KB)
4. 2012_TA_EP_021080009_5.pdf 308.36 (KB)
5. 2012_TA_EP_021080009_4.pdf 268.45 (KB)
6. 2012_TA_EP_021080009_3.pdf 268.45 (KB)
7. 2012_TA_EP_021080009_2.pdf 281.02 (KB)
8. 2012_TA_EP_021080009_1.pdf 283.29 (KB)

P Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan bermunculannya Bank Umum Syariah serta unit usaha syariah. Untuk itu pengukuran tingkat efisiensi perbankan perlu dilakukan guna melihat seberapa efisien alokasi input yang digunakan dalam menghasilkan output. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi Bank Umum Syariah selama periode 2007 – 2010 dengan menggunakan alat analisis Data Envelopment Analysis, dengan menggunakan variabel input yaitu, Beban Operasional, Aset Tetap, Dana Pihak Ketiga. Sementara itu, variabel output yang digunakan adalah, Pembiyaan, Piutang Murabaha, Pendapatan Operasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama periode 2007 – 2009 bank umum syariah yang diteliti telah mencapai tingkat efisiensi yang maksimal atau sebesar 100%. Sementara itu, pada tahun 2010 dari sebelas bank umum syariah yang diteliti hanya empat bank saja yang mengalami tingkat efisiensi 100%, sisanya sebanyak tujuh bank umum syariah masih belum mencapai tingkat efisiensi maksimal. Berdasarkan hasil penelitian disarankan pada bank umum syariah yang belum mencapai tingkat efisiensi maksimal agar mengoptimalkan pemberian pembiyaan terutama pada sektor usaha kecil menengah sehingga dapat membantu mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia serta melakukan inovasi dalam produk dan jasa yang ditawarkan guna mengantisipasi persaingan perbankan syariah yang semakin ketat.

T The growth of Islamic banking in Indonesia has undergone significant advances. It is characterized by the proliferation of Islamic Banks and Islamic business units. The measurement of the level of banking efficiency needs to be done to see how efficient allocation of inputs used in generating output. This study aims to determine the efficiency of Islamic Banks during the 2007 – 2010 period by using the Data Envelopment Analysis tool analysis, using input variables, Operating Expenses, Fixed Assets, Third Party Funds. The output variables used are, Financing, Murabahah Receivables, Operating Income. The result showed that durin 2007 – 2009 period studied Islamic Banks have reached the maximum level of efficiency or equal to 100 %. Whereas in 2010 of eleven Islamic Banks surveyed, only four banks are experiencing levels 100 % of efficiency, the remaining seven Islamic Banks still have not reached the level of maximum efficiency. Based on research results suggested the Islamic Banks that have not reached the level of maximum efficiency in order to optimize the provision of financing especially in small and medium business sector so that it can help drive economic growth in Indonesia as well as innovation in products and services offered by Islamic Banking to anticipate competition.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?