DETAIL KOLEKSI


Pengaruh Struktur Kepemilikan, Struktur Hutang, Dan Praktek Corporate Governance Terhadap Besaran Manajemen Laba Dan Hubungan Manajemen Laba Dengan Profitabilitas Masa Depan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei


Oleh : Laksmi Marchelina P.

Info Katalog

Nomor Panggil :

Subyek : Financial Accounting

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Deni Darmawati

Pembimbing 2 :

Kata Kunci : ownership structure, debt structure, corporate governance, earnings management and future profitabil


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2012_TA_AK_023080205_7.pdf 983.5 (KB)
2. 2012_TA_AK_023080205_6.pdf 1272.42 (KB)
3. 2012_TA_AK_023080205_5.pdf 1449.15 (KB)
4. 2012_TA_AK_023080205_4.pdf 1081.66 (KB)
5. 2012_TA_AK_023080205_3.pdf 1115.32 (KB)
6. 2012_TA_AK_023080205_2.pdf 1054.55 (KB)
7. 2012_TA_AK_023080205_1.pdf 1216.56 (KB)

P Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan, struktur hutang dan praktek corporate governance terhadap manajemen laba dan hubungan manajemen laba dengan profitabilitas masa depan. Pengukuran corporate governance dalam penelitian ini proporsi komisaris independen, jumlah frekuensi rapat komite audit, aktivitas komite audit dan kualitas audit. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah manajemen laba tersebut efisien atau oportunis, dan mengetahui pengaruh struktur kepemilikan, struktur hutang, dan penerapan corporate governance terhadap jenis manajemen laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 47 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2007 sampai dengan 2009 untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan, struktur hutang dan praktek corporate governance terhadap manajemen laba dan hubungan manajemen laba dengan profitabilitas masa depan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa struktur kepemilikan tidak mempengaruhi manajemen laba, sedangkan struktur hutang memiliki pengaruh positif terahadap manajemen laba. Untuk corporate governance yakni, aktivitas komite audit dan kualitas audit mempunyai pengaruh negatif terhadap manajemen laba, sedangkan proporsi komisaris independen dan jumlah rapat komite audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Selain itu manajemen laba tidak mempunyai pengaruh terhadap profitabilitas masa depan, dan kita dapat mengetahui bahwa jenis manajemen laba perusahaan publik di Indonesia termasuk oportunis.

T The purpose of this research is to examine the influence of ownership structure, debt structure and corporate governance practices to earnings management and relationship between earning management and future profitability. In this research , corporate governance practices measured by the prpopotion of independent commissioners, the number of audit committee meeting frequency, the activity of the audit committee and audit quality. Furthermore the purpose of this reseacrh to determine whether earnings management is efficient or opportunistic, and investigate the effect of ownership structure, debt structure, and implementation of corporate governance on the type of earnings management. There are 47 samples of manufacturing industry in Indonesian Stock Exchange in the year 2007-2009 to examine the influence of the ownership structure, debt structure and corporate governance practices to earnings management and relationship between earning management and future profitability. The result of this research that ownership structure does not have impact to earnings management, while the structure of the debt has a significantly positive impact on earnings management. For corporate governance there is, the activity of the audit committee and audit quality has a significantly negative impact on earnings management, while the proportion of independent commissioners and the number of audit committee meetings had no impact on earnings management. Besides that, from the results of this research we can know that earning management does not have impact to future profitability, and the type of earnings management in public company in Indonesia is opportunistic.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?