DETAIL KOLEKSI

Analisis Yuridis Terhadap Pembangunan Dermaga Niaga Di Atas Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat Nanganio Watukamba Kabupaten Ende


Oleh : Hermando Gani

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Hasni

Subyek : Common Law

Kata Kunci : customary rights, indigenous and tribal peoples, problem solving, development, dock


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_HK_01010141_8.pdf 15624.68
2. 2014_TA_HK_01010141_7.pdf 222.33
3. 2014_TA_HK_01010141_6.pdf 273.4
4. 2014_TA_HK_01010141_5.pdf 373.56
5. 2014_TA_HK_01010141_4.pdf 339.55
6. 2014_TA_HK_01010141_3.pdf 337.7
7. 2014_TA_HK_01010141_2.pdf 313
8. 2014_TA_HK_01010141_1.pdf 2621.94

P Pembangunan Dermaga Niaga yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ende di atas tanah hak ulayat masyarakat hukum adat Nanganio Watukamba mendapat banyak tantangan dari masyarakat Kabupaten Ende pada umumnya dan masyarakat hukum adat Nanganio Watukamba pada khususnya. Pokok permasalahannya adalah bagaimana penerapan peraturan menteri negara agaria/kepala badan pertanahan nasional Nomor 5 Tahun 1999 dalam kaitannya dengan pembangunan dermaga niaga di atas tanah hak ulayat masyarakat hukum adat Nanganio Watukamba dan apa sajakah kendala-kendala didalam pelaksanaan pembangunan dermaga niaga tersebut diatas tanah hak ulayat masyarakat hukum adat nanganio watukamba. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif,yang dilengkapi dengan data hasil wawancara dengan melibatkan pihak-pihak terkait melalui data primer dan data sekunder, data-data tersebut dianalisis secara kualitatif, sementara kesimpulan memakai metode deduktif. Berdasarkan analisis yang ada: Proses penyelesaian sengketa tanah hak ulayat masyarakat hukum adat Nanganio Watukamba harus sesuai dengan Undang- Undang yang berlaku. Sehingga seluruh proses pembangunan yang terjadi tidak menunjukan preseden yang buruk dari Pemerintah Kabupaten Ende dalam mengidentifikasi, mengatur dan menata setiap permasalahan yang timbul dari adanya aktifitas pembangunan di atas tanah hak ulayat masyarakat hukum adat.

C Commercial Wharf Development undertaken by the Government Ende on the land rights of indigenous law community Nanganio Watukamba got a lot of challenges from the community Ende in general and customary law community Nanganio Watukamba in particular. subject matter is how the application of minister of state regulation Agaria / head of the national land agency No. 5 of 1999 in relation to the construction of the commercial pier on the ground community land rights of indigenous law and what Watukamba Nanganio are the constraints in the implementation of development The commercial dock on the land rights of indigenous communities nanganio custom watukamba. This study uses research normative law, which is equipped with interview data with the involvement of stakeholders through primary data and data Secondary, the data are analyzed qualitatively, while conclusions wear deductive method. Based on the analysis No: The process of land dispute resolution community land rights Watukamba Nanganio customary law should be in accordance with the Law Applicable statute. So the whole process of development the case did not show a bad precedent of government Ende in identifying, administering and managing the any problems arising from the presence of construction activities customary rights on the land of indigenous peoples.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?