DETAIL KOLEKSI

Analisa Uji Pressure Build Up Dengan Menggunakan Software Ecrin 4.02 Dan Metode Horner Pada Reservoir Minyak Z Formasi Batu Pasir


Oleh : Mohammad Fahmi Irsan

Info Katalog

Nomor Panggil : 2206/TP/2014

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Djoko Sulistyanto

Subyek : Reservoir oil pressure;Oil wells

Kata Kunci : analysis of pressure build-up test, software Ecrin 4:02, Horner method, oil reservoir


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_TM_07109154_1.pdf 1459.25
2. 2014_TA_TM_07109154_2.pdf 364.84
3. 2014_TA_TM_07109154_3.pdf 561.36
4. 2014_TA_TM_07109154_4.pdf 1958.27
5. 2014_TA_TM_07109154_5.pdf 1702.25
6. 2014_TA_TM_07109154_6.pdf 1019.43
7. 2014_TA_TM_07109154_7.pdf 709.27
8. 2014_TA_TM_07109154_8.pdf 1974.58

T Tujuan dari studi Tugas Akhir ini adalah menganalisa data test untuk mendapatkan data karakteristik sifat fisik fluida dan kemampuan produksi reservoir pada sumur X lapangan Y. Metode yang digunakan dalam analisa data uji Pressure Build-Up adalah metode Horner dan derivative yang dibantu dengan menggunakan software Ecrin V 4.02 serta metode Rameycobb untuk menentukan tekanan rata-rata reservoir, Fetkovitch untuk AOFP sumur dan decline curve untuk peramalan produksi. Setelah mendapatkan hasil dari analisa data uji PBU, maka dapat ditarik kesimpulan Sumur X merupakan sumur berarah yang salah satu kedalaman target tesnya berada pada kedalaman 1551mMD - 1554mMD. Jenis fluida yang terkandung pada reservoir tersebut adalah minyak dengan tekanan saturasi diatas tekanan reservoir. Litologi dari batuan reservoir tersebut adalah sandstone. Pada awalnya suatu lapisan dilakukan pengujian sumur dikarenakan dipercaya pada lapisan tersebut terkandung hidrokarbon. Dengan melakukan pengujian sumur parameter-parameter penting dari sifat batuan dan sifat fluida hidrokarbon tersebut dapat diketahui secara akurat. Setelah menganalisa data uji PBU dengan menggunakan software Ecrin dan manual (Horner). Maka didapat perbedaan nilai yang cukup signifikan pada perhitungan tekanan awal reservoir. Perbedaan nilai antara metode horner dengan software Ecrin dan pembacaan alat MDT dikarenakan pada metoda horner data dari tekanan reservoir uji PBU telah depleted, ini disebabkan karena pengaruh dari keadaan reservoir yang bersifat closed system dimana tidak terdapat bantuan tenaga dorong baik dari aquifer maupun dari gas cap drive dan hal tersebut juga telah divalidasi dari data log. Dari hasil analisa data uji PBU juga didapatkan nilai skin, dari kedua metoda yang dilakukan nilai skin berharga negatif (+). Hal ini biasanya disebabkan oleh operasi pemboran, dimana lumpur yang digunakan pada saat pemboran masuk ke dalam lapisan reservoir sehingga menyebabkan hambatan dan menimbulkan efek skin. Dari data uji flow after flow test maka dapat dibuat grafik IPR dengan menggunakan metoda Fetkovitch baik dengan bantuan software Ecrin 4.02 maupun secara manual dan nilai AOFP dari perhitungan software didapat sebesar 1815.8 STBD dan secara manual didapat sebesar 1832.4 STBD, perbedaan hasil tersebut disebabkan oleh pembulatan nilai C dan N pada excel. Model radial composite memiliki harga dua permeabilitas yaitu pada inner zone dan outter zone, pada perhitungan secara manual (Horner) didapatkan nilai permeabilitas inner zone saja yaitu sebesar 71.17 md, untuk menghitung permeabilitas outter hanya dapat dilakukan dengan menggunakan software atau mengambil data sampel pada outter zone tersebut. Nilai permeabilitas pada outter dan inner zone dari hasil analisa Ecrin adalah 55.8 md dan 77.6 md

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?