DETAIL KOLEKSI


Analisa Data Hasil Pressure Temperature Spinner (pts) Survey Injection Dan Flowing Untuk Menentukan Zona Feedzone Dan Produktivitasnya Sumur X Lapangan Wayang Windu


Oleh : Marten Pangestu

Info Katalog

Nomor Panggil : 2254/TP/2014

Subyek : Geothermal Engineering

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Sri Feni

Pembimbing 2 : Bambang Kustono

Kata Kunci : data analysis, survey spinner temperature injection pressure, flowing, productivity, feedzone, Field


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2014_TA_TM_07110174_1.pdf 2182.52 (KB)
2. 2014_TA_TM_07110174_2.pdf 360.82 (KB)
3. 2014_TA_TM_07110174_3.pdf 482.08 (KB)
4. 2014_TA_TM_07110174_4.pdf 856.15 (KB)
5. 2014_TA_TM_07110174_5.pdf 1417.79 (KB)
6. 2014_TA_TM_07110174_6.pdf 390.01 (KB)
7. 2014_TA_TM_07110174_7.pdf 773.09 (KB)
8. 2014_TA_TM_07110174_8.pdf 2122.31 (KB)

T Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengevaluasi kembali hasil interpretasi survey PT Spinner sumur X dilapangan Wayang Windu sehingga diperoleh secara kuantitatif besarnya Injectivity index (II) dan Productivity index (PI), mengetahui dimana distribusi feedzone pada sumur tersebut. Sumur X adalah sumur dilapangan Wayang Windu yang terletak di Pangalengan Jawa Barat. Setelah selesai pengeboran maka dilakukan serangkaian tes. Salah satu tes yang dilakukan menggunakan Pressure Temperature Spinner survey (PTS Survey), yang dilakukan pada saat injection dan flowing. Setelah didapatkan hasil dari log up maupun log down, maka dilakukan perhitungan dan analisa data PTS survey tersebut. Analisa PTS Survey pada keadaan injection menggunakan metode mass and heat balance. Analisa PTS Survey pada keadaan Flowing menggunakan dua metode yang nantinya saling mengkonfirmasi hasil dari metode tersebut. Adapun feedzone pada sumur ini setelah dikonfirmasi dari PTS survey injection maupun flowing adalah pada kedalaman 1060 - 1076 meter, 1366 - 1376 meter dan 1454 - 1474 meter. Dari hasil perhitungan pada keadaan injection air sebesar 100 gpm dengan kecepatan run sebesar 30 m/s didapat Productivity Index (PI) pada feedzone pertama adalah 0.0561 Kg/s.bar, PI pada feedzone kedua adalah 0.0091 Kg/s.bar dan Injectivity Index (II) pada kedalaman 1454 - 1474 meter adalah 2.56 Kg/s.bar. Hasil perhitungan Productivity Index pada (PI) dan Injectivity Index (II) pada keadaan Injection ini hanya menunjukan permeable dari feedzone secara kualiatif. Perhitungan PTS survey keadaan flowing pada tekanan kepala sumur 10 bar menggunakan metode kalibrasi spinner menghasilkan nilai PI pada feedzone pertama adalah 0.26 kg/s.bar , feedzone kedua adalah 0.15 kg/s.bar dan feedzone ketiga adalah 1.12 kg/s.bar. Perhitungan menggunakan wellbore simulation mendapatkan nilai PI pada feedzone pertama adalah 0.281 kg/s.bar, feedzone kedua adalah 0.207 kg/s.bar dan pada feedzone ketiga adalah 1.035 kg/s.bar. Produksi dari sumur ini berada pada kisaran 15.4 - 15.55 kg/s

T The purpose of this paper is to reevaluate the results interpretation of survey PT Spinner wells X Wayang Windu field so obtained in quantitative magnitude Injectivity index (II) and Productivity index (PI), knowing where feedzone distribution in the well. The X well well that became my object research in this final project is the new well that drilled in 2011. This well is located at Wayang Windu Field of Star Energy Geothermal. Based on its history, this well has been performed several times of downhole surveys, especially conducted after completed the drilling program. The downhole surveys were conducted such as: PT spinner surveys either in flowing or in injection condition. After obtaining the result data from log down and log up, the heat and mass balance calculation method was technically used to calculate PT Spinner result under injection process. Two calculation methods were implemented for flowing condition in interpreting the PT Spinner results to compromised the result interpretation, and it is confirmed that the were some suspect identification feedzone. The indication feed zone are located at Depth: (1) 1060 - 1076 m; (2) 1366 - 1376 m, and (3) 1454 - 1474 m. By interpreting the Injection process with evaluating injection rate: 100 gpm (speed 30 m/minute), the Productivity Index (PI) at the first feed zone is 0.0561 kg/s.bar. The second PI is: 0.0091 kg/s.bar, and Injectivity Index (II) of the third zone is: 2.56 kg/s.bar. The results showed the how permeable (qualitative) the certain predicted zone. By interpreting the flow condition with surface well head pressure measurement: 10 bar using calibration method, the first identified feedzone has the PI: 0.26 kg/s.bar, the second feed zone: 0.15 kg/s.bar, and the third one is: 1.12 kg/s.bar. With wellbore simulation, the interpreted PI from first feed zone is: 0.281 kg/s.bar, the second feed zone: 0.207 kg/s.bar, and the third one is: 1.035 kg/s.bar. The total production of this well is about 15.4 - 15.55 Kg/s

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?