DETAIL KOLEKSI

Studi Banding Metode Penanggulangan Kick Antara Metode Menunggu & Memperberat Dan Metode Driller Pada Sumur X Lapangan Y

5.0


Oleh : Arie Yudha Effendy

Info Katalog

Nomor Panggil : 2380/TP/2014

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : P. Simongkir

Pembimbing 2 : Widiayanti

Subyek : Drilling Well

Kata Kunci : kick handling method, wait and weight method, driller method,


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_TM_07110055_8.pdf 820.62
2. 2014_TA_TM_07110055_7.pdf 500.37
3. 2014_TA_TM_07110055_6.pdf 413.72
4. 2014_TA_TM_07110055_5.pdf 785.71
5. 2014_TA_TM_07110055_4.pdf 1114.57
6. 2014_TA_TM_07110055_3.pdf 918.57
7. 2014_TA_TM_07110055_2.pdf 407.86
8. 2014_TA_TM_07110055_1.pdf 9029.2

L Lapangan Y berada di Kabupaten Bojonegoro terletak di Blok Kedungtuban, Javva Timur, membentang pada bagian Tenggara dari Subcekungan Rembang Selatan di bagian Selatan dari Cepu High. Lapangan ini terletak pada ± 15 km sebelah Tenggara Kota Cepu dan ± 28 km sebelah Barat Daya Kota Bojonegoro. Pemboran sumur X di lapangan Y merupakan pemboran delineasi yang memiliki target pemboran pada lapisan Batugamping di formasi Kujung dengan referensi sumur TBR-1ST (2009) yang telah menemukan cadangan gas kering (dry gas) dan minyak. Pada pemboran sumur X lapangan Y, telah terjadi kick pada saat membor di kedalaman lubang bor telah mencapai 6773,198 ft TVD (6965,563 ft MD). Fluida kick berasal dari formasi Kujung. Kick tersebut terjadi pada saat running in hole rangkaian coring di kedalaman 6146,838 ft TVD (6329,049 ft MD). Coring bit tersebut masih berada di dal am casing 9-5/8. Pada saat kick, diperoleh i nformasi SI DPP sebesar 2200 psi, SI CP sebesar 2200 psi, dan pit gain sebesar 10 bbl. Setelah diperoleh data— data itu, lalu dilanjutkan running in hole coring equipment sampai dasar lubang bor di kedalaman 6773,198 ft TVD (6965,563 ft MD) dan dilakukan penanggulangan kick tersebut menggunakan Metode Menunggu & Memperberat (Wait & Weight Method) dan akhirnya kick tersebut dapat diatasi dengan baik dan pekerjaan coring dapat dilanjutkan sesuai dengan program yang dipersiapkan. Pada tugas akhir ini, akan dilakukan studi banding antara Metode Driller (Drillers Method) dan Metode Menunggu & Memperberat (Wait & Weight Method), untuk melihat metode mana yang paling efektif. Diharapkan dari studi banding ini dapat diperoleh metode yang terbaik yang dapat digunakan sebagai acuan untuk menanggulangi masalah yang sama pada sumur lain yang akan dibor di lapangan tersebut pada masa yang akan datang.

Y Y field is in Bojonegoro located in Kedungtuban Block, East Java, stretches on the South-East of Sub-basin South Rembang in the southern part of the Cepu High. This field is located at ± 15 km Southeast of Cepu and ± 28 km Southwest of Bojonegoro City. X drilling well in the Y field is the delineation drilling which has targeted drilling in Limestone layers in Kujung formation with reference wells TB R-1ST (2009) that have found reserves of dry gas and oil. In drilling X well Y field, there has been a kick during drilling at the depth of drill hole has reached 6773.198 ft TVD (6965.563 ft MD). Kick fluid comes from Kujung formation. That kick happened when running in hole coring at depth 6146.838 ft TVD (6329.049 ft MD). Coring bit is still inside the casing 9-5/8. At the time of the kick, SI DPP information obtained at 2200 psi, SICP at 2200 psi, and a pit gain of 10 bbl. After obtained the data , then continued running in hole coring equipment until the base of well at 6773.198 ft TVD (6965.563 ft MD) and did the kick handling using Wait & Weight Method and finally the kick can handled well and coring activity can be continued appropriately with the prepared program. In this thesis, will be done comparative study between Driller's Method and Wait & Weight Method, to see which method is most effective. Expected from this comparative study can be obtained the best method that can be used as a reference to handle the same problem at other wells which will drilled in that field in the future.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?