DETAIL KOLEKSI

Hubungan Sarapan Pagi Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Sma Negeri 8 Jakarta


Oleh : Amanda Nabila Faradina

Info Katalog

Nomor Panggil : 641.52 Far h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Pusparini

Subyek : Breakfast;Academic achievement

Kata Kunci : breakfast, neurotransmitters, students, achievement, memory, economics, breakfast, neurotransmitters


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KD_03011018_Halaman-judul.pdf 3813.6
2. 2015_TA_KD_03011018_Bab-1-Pendahuluan.pdf 744.33
3. 2015_TA_KD_03011018_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 998.06
4. 2015_TA_KD_03011018_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 844.66
5. 2015_TA_KD_03011018_Bab-4-Metode.pdf 927.38
6. 2015_TA_KD_03011018_Bab-5-Hasil.pdf 843.54
7. 2015_TA_KD_03011018_Bab-6-Pembahasan.pdf 740.96
8. 2015_TA_KD_03011018_Bab-7-Kesimpulan.pdf 735.25
9. 2015_TA_KD_03011018_Daftar-pustaka.pdf 851.76
10. 2015_TA_KD_03011018_Lampiran.pdf 1444.84

A Anak usia sekolah membutuhkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan, energi dan untuk mempertahankan fungsi tubuh salah satunya dari sarapan pagi. Sarapan pagi dapat mempengaruhi neurotransmitter di otak yang mempengaruhi memori dan belajar. Sarapan pagi juga dapat meningkatkan prestasi belajar, tingkat kehadiran siswa, dan pemahaman yang lebih baik saat membaca dan mendengar. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mencari hubungan antara peran sarapan pagi dan status ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan studi analitik dengan desain potong lintang yang mengikut sertakan 208 siswa kelas 11 di SMA Negeri 8 Jakarta. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi jenis kelamin, usia, penghasilan orangtua, kebiasaan sarapan pagi siswa dan melihat nilai rata-rata raport siswa. Analisis data menggunakan SPSS for Mac versi 22.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan sebesar 0,05. Sebagian siswa terbiasa mengonsumsi sarapan pagi (63,9%). Analisis Chi-square antara kebiasaan sarapan pagi dan status ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa masing masing menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan sarapan pagi dan status ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa dengan p=0,000. Sebagian besar siswa kelas 11 di SMA Negeri 8 Jakarta mempunyai kebiasaan sarapan pagi dan ditemukan hubungan bermakna antara kebiasaan sarapan pagi, status ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa

S School-age children need adequate nutrition such as breakfast for growth, energy and to maintain body functions. Breakfast can affect neurotransmitters in the brain that affects memory and learning. Breakfast can improve academic achievement, school attendance, and a better comprehension when reading and hearing. It is necessary to do a research to find the relationship between the role of breakfast and economic status of the family and student academic achievement in order to improve student achievement. This study uses an analytic study with cross-sectional design that included 208 students in eleventh grade in SMAN 8 Jakarta. Data were collected by interview using a questionnaire that includes gender, age, parental income, students breakfast habits and student academic achievement. Data analysis using SPSS version 22.0 for Mac with a significance level of 0,05. Most students used to have eat breakfast (63.9%). Chi-square analysis between breakfast habits and economic status of the family with student academic achievement, each show there is a significant relationship between breakfast habits and economic status of families with student academic achievement with p = 0.000. This study showed that the majority of eleventh grade students in SMAN 8 Jakarta have their breakfast and it was found a significant relationship between breakfast habits, economic status of the family with student achievement.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?