DETAIL KOLEKSI

Hubungan Susah Tidur Dan Aktivitas Pada Malam Hari Dengan Tingkat Stres Pada Remaja Usia 16-18 Tahun


Oleh : Anastasia Yunike Eka Mahakartika

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.849 8 Mah h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Novia Indriani Sudharma

Subyek : Sleep disorders;Insomnia

Kata Kunci : stress, insomnia, night activities, teenagers aged 16-18 years


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KD_03010027_Halaman-judul.pdf 2716
2. 2015_TA_KD_03010027_Bab-1-Pendahuluan.pdf 696.77
3. 2015_TA_KD_03010027_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 753.73
4. 2015_TA_KD_03010027_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 690.06
5. 2015_TA_KD_03010027_Bab-4-Metode.pdf 742.02
6. 2015_TA_KD_03010027_Bab-5-Hasil.pdf 779.82
7. 2015_TA_KD_03010027_Bab-6-Pembahasan.pdf 713.18
8. 2015_TA_KD_03010027_Bab-7-Kesimpulan.pdf 695.68
9. 2015_TA_KD_03010027_Daftar-pustaka.pdf 688.57
10. 2015_TA_KD_03010027_Lampiran.pdf 700.56
11. 2015_TA_KD_03010027_Manuskrip.pdf 657.5

L LATAR BELAKANGStres merupakan gangguan psikologis yang kerap terjadi pada manusia. Gangguan tidur yang berkepanjangan dapat mengakibatkan stress yang akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari.Risiko Stres meningkat dengan berkembangnya usia pada anak - anak. Untuk dapat memahami mengenai dampak stres terhadap susah tidur dan aktivitas pada malam hari, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui susah tidur, aktivitas pada malam hari terhadap tingkat stres pada remaja usia 16 -18 tahun.METODEPenelitian ini menggunakan analitik observasional dengan menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sebjek yang diteliti berjumlah 88 siswa dari SMA BPK Penabur Gading Serpong pada waktu bulan September 2014 sampai Januari 2015. Kuesioner yang digunakan untuk menilai tingkat stres berasal dari DASS, untuk mengukur gangguan tidur menggunakan kuesioner lama tidur, dan untuk aktivitas fisik diambil dari global aktivitas kuesioner.HASILDidapatkan hubungan antara susah tidur dengan tingkat stres pada remaja usia 16 – 18 Tahun dengan hasil sangat signifikan p value 0,004 dan tidak ada hubungan antara aktivitas malam dengan tingkat stres pada remaja usia 16 – 18 Tahundengan nilai P value = 0,135KESIMPULANDidapatkan bahwa yang mengalami stress sedang lebih banyak dari pada yang mengalami stress berat. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan susah tidur dan aktivitas pada malam hari dengan tingkat stres pada remaja usia 16 – 18 SMK BPK Penabur.

B BACKGROUNDStress is a psychological disorder that often occurs in humans . Stress can lead to sleeping disorders and tend to perform activities at night . Stress increases the risk of developing age of the child - the child . To understand the impact of stress on insomnia and activity at night , it is necessary to study aimed to determine the insomnia , the activity at night on the level of stress in adolescents aged 16 to 18 years .METHODSThis study uses an observational analytic cross sectional. Studied subjects totaling 88 students from SMA BPK Penabur Gading Serpong at a time September 2014 until January 2015. Questionnaires were used to assess the level of stress derived from DASS, to measure long sleep disorder sleep questionnaire, and for physical activity were taken from the global activities of the questionnaire.THE RESULTSThere is a relationship between insomnia with the level of stress in adolescents aged 16-18 years with very significant results p value 0.004 and there was no correlation between the activity of the night with the level of stress in adolescents aged 16 – 18 years value P value = 0.135CONCLUSIONFound that the stress being more than experienced servere stress. This study shows relationship insomnia and activity at night with stress adolescents in aged 16-18 years SMA BPK Penabur.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?