DETAIL KOLEKSI


Lansekap Koridor Jalan Malioboro - Jalan Jendral Ahmad Yani D.i Yogyakarta


Oleh : Data Agung Prasetyo

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Rahel Situmorang

Pembimbing 2 : Nur Intan Mangunsong

Subyek : Urban landscape architecture;Streets - Design

Kata Kunci : landscape corridor, road corridor, Malioboro street, Jenderal Ahmad Yani street, Yogyakarta,


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2015_TA_AL_08109007_Halaman-judul.pdf 696.01 (KB)
2. 2015_TA_AL_08109007_Bab-I.pdf 565.1 (KB)
3. 2015_TA_AL_08109007_Bab-2.pdf 1292.77 (KB)
4. 2015_TA_AL_08109007_Bab-3.pdf 2513.6 (KB)
5. 2015_TA_AL_08109007_Bab-4.pdf 274.74 (KB)
6. 2015_TA_TL_08109007_Bab-5.pdf 250.56 (KB)
7. 2015_TA_AL_08109007_Bab-6.pdf 259.34 (KB)
8. 2015_TA_AL_08109007_Daftar-Pustaka.pdf 196.21 (KB)
9. 2015_TA_AL_08109007_Lampiran.pdf 0 (KB)

K Koridor Jalan Malioboro - Jalan Jend. A. Yani merupakan salah satu koridor jalan yang menjadi urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat serta menjadi sumbu imajiner bagi perkembangan Kota Yogyakarta yang ditandai dengan mobilitas dan aktifitas yang cukup tinggi hal ini dapat dilihat dengan adanya bermacam–macam aktifitas atau kegiatan yang ada di koridor Jalam Malioboro mulai dari aktifitas perkantoran, perdagangan barang dan jasa, serta aktifitas wisata.Tujuan dari perancangan lansekap koridor Jalan Malioboro – Jalan Jend. A. Yani adalah menjadikan koridor Jalan Malioboro – Jalan Jend. A. Yani sebagai sebuah ruang publik yang mengakomodasi kebutuhan para penggunanya, utamanya para pejalan kaki sehingga menimbulkan rasa aman dan nyaman dengan mencitrakan perpaduan unsur kebudayaan tradisional Yogyakarta dan unsur kebudayaan modern agar tercipta sebuah ruang koridor yang memiliki sinergi antara ruang dan aktifitas manusianya serta menambah daya tarik pariwisata.Konsep dasar yang akan dikembangkan pada koridor Jalan Malioboro – Jalan Jend. A. Yani adalah konsep ruang publik kota yang menjadi tempat tujuan wisata baik bagi turis lokal maupun mancanegara. Jalan Malioboro – Jalan Jend. A. Yani akan dikembangkan menjadi sebuah full pedestrian mall yang dapat menghadirkan nilai – nilai dan unsur – unsur budaya Jawa yang dipadukan dengan unsur – unsur kontemporer serta modern. Pembagian segmentasi ruang pada koridor Jalan Malioboro – Jalan Jend. A. Yani berdasarkan dengan kegiatan, aktifitas dan fungsi bangunan yang ada. Segmen yang berada dekat dengan Komplek Kraton Yogyakarta memiliki karakter yang bersifat tradisional dan formal, sedangkan segmen yang berada semakin jauh dari komplek keraton memiliki karakter yang bersifat kontemporer dan modern namun tetap mendapatkan sentuhan nilai – nilai dan unsur– unsur budaya Jawa.Hasil akhir dari perancangan ini antara lain gambar rencana tapak (site plan),rencana penanaman (planting plan), rencana perkerasan (hardscape plan), rencana utilitas (utility plan) detail area, detail penanaman, sketsa suansana dan bird eye view serta gambar pendukung lainnya.

C Corridor between Malioboro Street and Jend. A. Yani street is one of the road corridor that so important for the social and economic life of the community as well as being the imaginary axis for the city of Yogyakarta development, which its mobility and activity are high enough. This can be seen by the various activities in the Malioboro street corridor which are office activities, trade in goods and services, and tourism activities.The purpose of this corridor landscape design is making it as a public space that accommodates the needs of its users, especially pedestrians that creates a sense of safe and comfort that reveal the assimilation of traditional cultural elements and modern cultural elements of Yogyakarta in order to create a corridor that has a synergy between space and human activities as well as increasing tourism attraction.Furthermore, the basic concept to develop the corridor is a public space that became a tourist destination for both local and foreign tourists. Malioboro Street and Jend. A. Yani street will be developed into a full pedestrian mall that bring elements of Javanese culture, combined with the elements contemporary and modern. The distribution of the segmentation on corridor between Malioboro Street and Jend. A. Yani street based on the events, activities and functions of existing buildings. Segments that are close to the Keraton Complex has a character that is both traditional and formal, while segments that are further away from the Keraton complex has a character both contemporary and modern as well as the elements of Javanese culture.The final result of this design is a site plan drawings, the planting plan, the hardscape plan, the utility plan, detail area, planting details, sketch atmosphere and bird eye view and other supporting images.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?