DETAIL KOLEKSI

Kajian Konsentrat Nitrat (n)3) Pada Sedimen Kawasan Hutan Mangrove Muara Angke (smma) Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara


Oleh : Mega Devita K.

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Melati F.F.

Pembimbing 2 : Astri R.

Subyek : Mangrove ecosystem;Management of the environment

Kata Kunci : mangrove forest, nitrate, sediment

K Kawasan Hutan Mangrove Suaka Marga Satwa Muara Angke (SMMA) Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara merupakan tempat peralihan dari daratan menuju lautan Teluk Jakarta. Di sampingnya dialiri Sungai Angke sehingga semua beban pencemar dari kegiatan manusia seperti pertanian dan perkotaan, limbah temak, industri, dan rumah tangga serta aktivitas manusia Iainnya yang menjadi salah satu sumber pencemar nitrat (N03-) masuk di dalmnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi nitrat pada lumpur di kawasan Hutan Mangrove SMMA dan konsentrasi nitrat serta parameter pendukungnya pada air di Sungai Angke. Metodologi yang digunakan untuk menganalisis konsentrasi nitrat di Hutan Mangrove SMMA adalah pengambilan sampel lumpur di 8 (delapan) titik dengan menggunakan grab meter dan pengambilan sampel air di 4 (empat) titik pada Sungai Angke dengan menggunakan water sampler. Pengambilan sampel dilakukan pada waktu pasang dan surut air laut pada bulan April 2008 dan bulan Mei 2008. Sampel air di Sungai Angke juga dianalisis parameter pendukung yaitu parameter fisik seperti kedalaman, kecepatan arus dan suhu air serta parameter kimia seperti pH, TSS, DO, dan BOD. Hasil analisis konsentrasi nitrat di sedimen Hutan Mangrove SMMA untuk sampling I adalah konsentrasi nitrat tertinggi pada waktu pasang di titik IP2 sebesar 1,3 mg/I dan terendah pada titik IP5 dan IP6 sebesar 0,2 mg/I sedangkan untuk waktu surut konsentrasi nitrat tertinggi pada titik IS2 sebesar 0,6 mg/I dan terendah pada titik ISl sebesar 0,2 mg/I. Untuk sampling II titik tertinggi di titik IIP3 sebesar 1,0 mg/I dan untuk surut titik tertinggi di titik IIS8 yaitu 2,7 mg/I. Konsentrasi nitrat tertinggi di Sungai Angke untuk sampling I pada waktu pasang terletak pada titik IPC sebesar 4,16 mg/I dan terendah pada titik IPA sebesar 2,74 mg/I sedangkan pada waktu surut konsentrasi nitrat tertinggi terletak pada titik ISC sebesar 1 ,91 mg/I dan terendah terletak pada titik ISA sebesar 0,58 mg/I. Untuk sampling II pada waktu pasang titik tertinggi di titik•IIPA sebesar 2,09 mg/I dan terendah di titik IIPB sebesar 0,76 mg/I sedangkan waktu surut titik tertinggi di titik IISA sebesar 1.82 mg/I dan terendah di titk IISB sebesar 0,30 mg/I. Sementara pada semua titik sampling pada waktu pasang dan surut rata-rata nilai suhu berkisar antara 26-27 °C, nilai pH antara 7,06-7,40, kedalaman sungai antara 3,77-5,95 m, kecepatan arus antara 0,25-1,28 m3/detik, konsentrasi TSS antara 11-350 mg/I, konsentrasi DO antara 1,2-2,8 mg/I dan konsentrasi BOD antara 9,53-15,25 mg/I.Konsentrasi nitrat di perairan lebih tinggi dibandingkan di sedimen karena terjadi penguraiansenyawa nitrat menjadi senyawa lain dan kurangnya peranan mikroorganisme yang berperan dalam proses pembentukan nitrat. Konsentrasi nitrat yang ada di Hutan Mangrove SMMA masih di bawah baku mutu (Kepgub No 582 Tahun 1995).

M Mangrove Forest of Preserve Area Muara Angke (SMMA) at Pantai Indah Kapuk, Jakarta North is switchover place of continent go to Bay ocean of Jakarta. Beside it emited a stream by Angke River so that all burdens the waste activity of human being like urban and agriculture, livestock waste, industrial, and household and also other human being activity which become one of the source of nitrate (N03) enter in it. This research aim to analyse nitrate concentration at mud in Mangrove Forest of Preserve Area Muara Angke (SMMA) and nitrate concentration and also the supporters parameter at water in Angke River. Methodologies used to analyse nitrate concentration in Mangrove Forest SMMA is intake of mud sampel in 8 (eight) by using grab meter and intake of sampel in 4 (four) at Angke River by using water sampler. Intake of sample conducted by when sea-water ebb and tide in April2008 and May 2008. Water sampler in Angke River is also analysed by supporters parameter that is physicals parameter like depth, temperature and current flow and also chemical parameter like pH, TSS, DO, and BOD. Result analyse nitrate concentration in mud at Mangrove Forest SMMA for the sampling I is highest nitrate concentration when tide at IP2 equal to 1,3 mg/land lowest at IP5 and IP6 equal to 0.2 mg/l while for time withdrew highest nitrate concentration at IS2 equal to 0.6 mg/I and lowest at ISl equal to 0.2 mg/I. For the highest sampling II at IIP3 equal to 1.0 mg/I and for the ebb of highest at IIS8 that is 2. 7 mg/I. Highest Nitrate concentration in Angke River for the sampling I when tide lay in IPC equal to 4.16 mg/I lowest at IPA equal to 2.74 mg/I while when highest nitrate concentration ebb lay at ISC equal to 1.91 mg/I and lowest lay in ISA equal to 0.58 mg/I. For the sampling II when highest tide at IIPA equal to 2.09 mg/ l of lowest at IIPB equal to 0.76 mg/I while time withdrew highest at IISA equal to 1.82 mg/ I and lowest at IISB equal to 0.30 mg/I. Whereas at all of sampling when mean ebb and tide assess temperature range from 26-27 °C, assess pH among 7.06-7.40, deepness of river among 3.77-5.95 m, speed of current among0.25-1.28 m3/second, concentration ofTSS amongcl 1-350 mg/l, concentration of DO among1.2-2.8 mg/I concentration of BOD among 9.53-15.25 mg/I. Nitrate concentration in higherterritorial water compared to sediment because happened decomposition of nitrate compound become other compound and lack of role of microorganism which share in course of forming of nitrate. Nitrate concentration which in Forest of Mangrove SMMA still below standard quality of Govenor Decision No 582/1995.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?