DETAIL KOLEKSI

Penentuan Metode Penggalian Tanah Penutup Pada Rancangan Penambangan Batubara Di Pt. Dinasti Maha Karya Desa Besiq, Melak, Kutai Barat, Kalimantan Timur


Oleh : Ricki Sahala Alvacino Siagian

Info Katalog

Nomor Panggil : 264/TT/2015

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Pancanita Novi Hartami

Pembimbing 2 : Irfan Marwanza

Subyek : Coal Mines And Mining

Kata Kunci : Tambang terbuka, batuan


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TB_07309051_HALAMAN-JUDUL.pdf 9829.5
2. 2016_TA_TB_07309051_BAB-I.pdf 1131.86
3. 2016_TA_TB_07309051_BAB-II.pdf 6040.76
4. 2016_TA_TB_07309051_BAB-III.pdf 3106.14
5. 2016_TA_TB_07309051_BAB-IV.pdf 13927.42
6. 2016_TA_TB_07309051_BAB-V.pdf 17286.36
7. 2016_TA_TB_07309051_BAB-VI.pdf 2457.49
8. 2016_TA_TB_07309051_BAB-VII.pdf 1127.1
9. 162016_TA_TB_07309051_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 1127.28
10. 2016_TA_TB_07309051_LAMPIRAN.pdf 84144.65

D Dalam perencanaan tambang terbuka (open pit) rancangan pemberaian batuan menjadi faktor yang penting yang harus diperhitungkan. Dengan adanya rancangan pemberaian batuan di PT Dinasti Maha Karya (PT DMK) maka akan diperoleh metode yang paling efektif dalam kegiatan pengupasan tanah petup (overburden) serta dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas penambangan yang maksimal. Data yang telah diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan dan hasil pengujian laboratorium yaitu uji Uniaxial Compressive Strength , Point Load Test, ultrasonic velocity, Brazilian Test dan uji sayatan tipis selanjutnya akan digunakan untuk analisis kemampugalian dan kemampugaruan batuan. Penentuan kemampugalian dan kemampugaruan massa batuan menggunakan tiga metode yaitu metode grafis berdasarkan teori Pettifer & Fookes (1994), metode grading berdasarkan teori weaver (1975) dan metode kecepatan seismik berdasarkan caterpilar. Dari hasil analisis kemampugalian dan kemampugaruan diperoleh rekomendasi pemberaian batuan adalah dengan metode penggaruan (ripping). Berdasarkan klasifikasi massa batuan untuk penggaruan menurut weaver (1975) diperoleh rekomendasi alat yang akan digunakan untuk melakukan penggaruan (ripping) adalah dozer sekelas CAT D-9R. Dari hasil analisis kecepatan seismik masing-masing material diperkirakan produksi untuk penggaruan material sandstone berkisar diantara 625 m3/jam hingga 1500 m3/jam, untuk material claystone produksi penggaruannya antara 1300 m3/jam sampai 1500 m3/jam dan untuk material siltstone produksinya berkisar di 750 m3/jam.

I In the open pit mine planning rock excavation also an important factor that must be taken into achieve. With the design of rock excavation in PT DINASTI MAHA KARYA (PT DMK) it will get the most effective method in the stripping activity overburden and can improve the efficiency and effectiveness of mining maximal. The data have been obtained from observations in the field and laboratory test results that uniaxial testing Compressive Strength, Point Load Test, ultrasonic velocity, Brazilian Test and thinly slice the next test will be used for analysis for the dig abillity and ripping abiliity rocks. Determine of dig abillity and ripping abillity from the rock mass used the three methods as graphics methods based on Petiffer & Fookes theory ( 1994), grading method based on weaver theory (1975) and seismic velocity method based on caterpillar. The analysis from dig abilility and ripping abillity, rock excavation recommendation is obtained by the method ripping. Based on rock mass classification according to weaver (1975) obtained recommendation tool that will be used to perform ripping is a class dozer CAT D- 9R. From the analysis of the seismic velocity of each material, the production of material for ripping sandstone ranges between 625 m3 / h to 1500 m3 / h, for material production ripping claystone between 1300 m3 / h to 1500 m3 / h and for material production siltstone ranges in 750 m3 / h.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?