DETAIL KOLEKSI


Evaluasi Perhitungan Volume Minyak Awal Di Tempat Dan Peramalan Kinerja Reservoir Dengan Menggunakan Metode Decline Curve Analysis


Oleh : Hardy Maranata

Info Katalog

Nomor Panggil : 316/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : MG Sri Wahyuni

Pembimbing 2 : Hari K.Oetomo

Subyek : Method Of The Calculation Of Water - Oil Engineering

Kata Kunci : geological data, decline curve, drilling


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_TM_07111172_Halaman-Judul.pdf 1664.67 (KB)
2. 2016_TA_TM_07111172_Bab-1.pdf 634.13 (KB)
3. 2016_TA_TM_07111172_Bab-2.pdf 637.36 (KB)
4. 2016_TA_TM_07111172_Bab-3.pdf 1671.85 (KB)
5. 2016_TA_TM_07111172_Bab-4.pdf 1255.04 (KB)
6. 2016_TA_TM_07111172_Bab-5.pdf 684.73 (KB)
7. 2016_TA_TM_07111172_Bab-6.pdf 673.68 (KB)
8. 2016_TA_TM_07111172_Daftar-Pustaka.pdf 870.24 (KB)
9. 2016_TA_TM_07111172_Lampiran.pdf 1725.38 (KB)

E Estimasi cadangan minyak producible yang bisa diangkat ke permukaan adalah salah satu pertimbangan penting yang akan mempengaruhi berbagai aspek di lapangan proyek pembangunan, terutama pada perhitungan ekonomis. Sehingga hasilnya perhitungan ini perusahaan dapat membuat keputusan dalam mencapai yang diinginkan tujuan. Salawati Basin adalah daerah yang terletak di provinsi Papua Barat di wilayah timur Indonesia yang terdiri dari beberapa bidang. Untuk analisis penentuan jumlah minyak reserveson tugas akhir ini dilakukan di BM lapangan, yang terdiri dari BM-1 baik dan BM-2 baik. Di bidang lapangan adalah diperkirakan memiliki OOIP (Original Oil In Place) oleh 1,34 MMSTB. Estimasi cadangan berdasarkan data geologi, batuan reservoir. Data karakteristik dan analisis cairan Data estimasi yang dihitung melalui perhitungan volumetrik. mekanisme penggerak yang bekerja di daerah ini adalah air mendorong jenis. Tekanan reservoir menurun terhadap waktu menyebabkan penurunan tingkat produksi minyak. Dari analisis laju penurunan produksi minyak bisa digunakan untuk menganalisis perkiraan kinerja produksi di masa depan dan menentukan jumlah maksimum minyak yang dihasilkan dari lapangan dan nilai yang faktor Pemulihan. Analisis penurunan produksi debit dengan menggunakan grafis dari Microsoft Excel 2007 dan hasil perhitungan analisis produksi debit penurunan (penurunan kurva) BM-1 baik dengan memanfaatkan hiperbolik. Metode penurunan, yang b value = 0,1 dan menurun tingkat (D) = 0,026291 dan menghasilkan nilai limit Npt → hingga 124,640 STB. Dan kemudian, dengan yang ada Npt → nilai minyak batas, maka diperoleh nilai produksi komulatif BM-1 baik sampai 283,760 STB. Langkah preceeding adalah menghitung analisis laju aliran produksi penurunan (decline curve) BM-2 baik dengan memanfaatkan metode Tolak hiperbolik. Untuk perhitungan BM-2 baik yang memiliki nilai b adalah 0,5 dan laju penurunan (D) sampai untuk 0,04185 yang memproduksi nilai Npt → membatasi hingga 98,325 STB. Selanjutnya, yang keluar datang dari Npt → tanggal batas, maka diperoleh nilai-nilai produksi kumulatif untuk BM-2 baik sampai 258,405. Faktor pemulihan yang diperoleh dari lapangan BM memiliki jumlah 44% dengan nilai Ultimated Pemulihan Perkiraan hingga 542,165 STB dan Sisa Cadangan menghargai hingga 242,285 STB

T The estimation of producible oil reserves that can be lifted to the surface is one of the important considerations that will affect various aspects in a field development project, particularly on its economical calculation. So that the result of this calculation the company can make decisions in achieving the desired objectives. Salawati Basin is an area which is located in West Papua province in Eastern region of Indonesia that consists of several fields. For analysis of the determination of the amount of oil reserveson this final assignment is done in BM field, which consists of BM-1 well and BM-2 well. In the area of the field is estimated to have OOIP (Original Oil In Place) by 1.34 MMSTB. The estimation of the reserves is based on geological data, reservoir rock characteristic data and fluid analysis estimation data which is calculated through volumetric calculation. Drive mechanism which is working in this area is water drive type. The decreasing reservoir pressure towards time causes a decline in the rate of oil production. From the analysis of the rate of decline in oil production can be used to analyze the performance estimates of production in the future and determine the maximum amount of oil produced from the field and the value of its Recovery Factor. The analysis of production flowrate decrease by using graphic from Microsoft Excel 2007 and the result of the calculation of the analysis of production flowrate decrease (decline curve) BM-1 well by utilizing Hyperbolic Decline method, which b value = 0,1 and decline rate (D) = 0,026291 and producing Npt→limit value up to 124.640 STB. And then, by the existing of Npt→limit oil value, then obtained the value of cummulative production for BM-1 well up to 283.760 STB The preceeding step is to calculate analysis of the production flow rate decrease (decline curve) BM-2 well by utilizing Hyperbolic Decline method. For the calculation of BM-2 well which has the b value is 0,5 and decline rate (D) up to 0,04185 which producing the value of Npt→limit up to 98.325 STB. Subsequently, which the out come of Npt→limit date, then obtained the values of cummulative production for BM-2 well up to 258.405 The recovery factor which is obtained from BM field has the amount of 44% with the Estimated Ultimated Recovery value up to 542.165 STB and Remaining Reserves value up to 242.285 STB

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?