DETAIL KOLEKSI

Hubungan Status Gizi Dengan Status Kebersihan Mulut: Kajian Pada Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Cianjur, Di Luar Kecamatan Cipanas (laporan Penelitian)


Oleh : Dina Okramia

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.645 Okr h

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Dr. drg. Fatimah B., Sp.KGA

Pembimbing 2 : drg. Liane Andajani T.

Subyek : Pedodonti

Kata Kunci : Status gizi, kebersihan mulut, anak


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KG_04010063_Halaman-Judul.pdf 1445.42
2. 2014_TA_KG_04010063_Bab-1.pdf 603.23
3. 2014_TA_KG_04010063_Bab-2.pdf 659.01
4. 2014_TA_KG_04010063_Bab-3.pdf 607.6
5. 2014_TA_KG_04010063_Bab-4.pdf 683.83
6. 2014_TA_KG_04010063_Bab-5.pdf 706.94
7. 2014_TA_KG_04010063_Bab-6.pdf 592.41
8. 2014_TA_KG_04010063_Bab-7.pdf 589.17
9. 2014_TA_KG_04010063_Daftar-Pustaka.pdf 586.25

D Data Depkes RI tahun 2010 menunjukkan status gizi buruk di Indonesia masih tinggi yaitu 17,9%. Salah satu faktor penting yang berperan terhadap kesehatan di rongga mulut adalah kebersihan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan status kebersihan mulut pada anak sekolah dasar di Kabupaten Cianjur,Subyek penelitian adalah murid kelas I sampai VI usia 7 s/d 12 tahun. Untuk mengetahui status gizi subyek digunakan pengukuran secara autopometri indeks masa tubuh, sedangkan status kebersihan mulut diukur dengan indeks OHI-S menurut Green dan Vermilion. Hasil penelitian : uji chi-square dan uji korelasi koefisien kontingensi menunjukkan tida ada hubungan antara status gizi dan status kebersihan mulut(p>0,05), Kesimpulan : tidak ada hubungan antara status gizi dengan status kebersihan mulut pada sekolah dasar di Kabupaten Cianjur.

A According to the 2010 data, Ministry of Health reported that Indonesia still has a high rate of malnutrition, which is around 17,9%. Inadequate nutrition intake can affect oral helath. An important factor that contributes to oral health is oral hygiene. The aim of this study were to determine the correlation between nutritional status and oral hygiene status of elementary schoolchildren. The subjects of this study were schoolchildren aged 7 to 12 years of elementary schools in Cianjur, outside Cipanas Subsdistrict. Nutritional status was assessed using OHI-S from Green and Vermillion. Result: Chi-square and contingency correlation test showed no correlation between nutritional status and oral hygiene status (p>0,05). Conclusion: There is no correlation between nutritional status and oral hygiene status of schoolchildren Cianjur district, outside Cipanas subdistrict.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?