DETAIL KOLEKSI


Etiologi Dan Patogenesis Sumbing Palatinum Pada Sindrom Pierre Robin (studi Pustaka)


Oleh : Octavia Permatasari

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.07 Per e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Prof . Janti Sudiono, drg, MDSc.

Subyek : Patologi Anatomi

Kata Kunci : Pierre Robin Syndrome, Mandible Micrognathia, Cleft Palate, Glossoptosis


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2014_TA_KG_04010150_Halaman-Judul.pdf 2564.8 (KB)
2. 2014_TA_KG_04010150_Bab-1.pdf 1570.3 (KB)
3. 2014_TA_KG_04010150_Bab-2.pdf 9204.41 (KB)
4. 2014_TA_KG_04010150_Bab-3.pdf 2249.82 (KB)
5. 2014_TA_KG_04010150_Bab-4.pdf 1119.33 (KB)
6. 2014_TA_KG_04010150_Daftar-Pustaka.pdf 1161.81 (KB)

S Sumbing palatum pada sindrom pierre Robin (PRS) dapat berbentuk U dan V namun umumnya berbentuk U. Manifestasi PRS dalam mulut dan kraniofasial meliputi hipoplasia mandibula, sumbing palatum, dan glossoptosis yamg sering menyebabkan masalah pada saluran napas. Patogenesis sumbing palatum padaPRS karena faktor genetik dimana terjadi gangguan pada perkembangan mandibula (mikrognasia) yang mencegah pergerakan normal dari lidah ke arah bawah sehingga mencegah fusi normal dari palatum. Akibatnya, lidah terdorong ke belakang (glossoptosis), menyebabkan hambatan jalan napas.

C Cleft palate in the pierre Robin Syndrome (PRS) found as U and V-shaped cleft, however the form of cleft palate in PRS are more likely U-shaped. Manifestations in the oral and craniofacial of PRS include mandibular hypoplasia, cleft palate, and glossoptosis which often caused problem in the airway obstruction. Genetically, pathogenesis of cleft palate in PRS occurs due to a disturbance in the development of the mandible (micrognathia) that prevents normal movement of the tongue toward the bottom thereby preventing normal fusion of the palate. As the result, the tongue can be pushed to the back, causing airway obstruction.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?