DETAIL KOLEKSI

Analisis Yuridis Tentang Tindak Pidana Perjudian Toto Gelap (togel) (studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri No. 58/pid/b2012/pn.jkt.tim)


Oleh : Dennis Ellandi

Info Katalog

Nomor Panggil : 2016/I/150

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Mety Rahmawati

Subyek : District court - indonesia;Criminal law - crime gambling - law and legislation - indoensia

Kata Kunci : crime gambling, criminal law, district court


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_HK_01009136_Halaman-Judul.pdf 2703.83
2. 2015_TA_HK_01009136_Bab-1.pdf 508.64
3. 2015_TA_HK_01009136_Bab-2.pdf 549.11
4. 2015_TA_HK_01009136_bab-3.pdf 464.32
5. 2015_TA_HK_01009136_Bab-4.pdf 498.22
6. 2015_TA_HK_01009136_Bab-5.pdf 409.07
7. 2015_TA_HK_01009136_Daftar-Pustaka.pdf 404.38
8. 2015_TA_HK_01009136_Lampiran.pdf 7177.26

H Hukum pidana Nasional berfungsi sebagai alat pengaman agar hukum dapat diselenggarakan fungsi pengayomannya, melindungi masyarakat dimana di jamin keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan Negara. Adapun pokok Permasalahannya adalah apakah perbuatan pelaku memenuhi unsur-unsur dalam pasal 303 ayat (1) ke -1 KUHP dab bagamaina jenis-jenis delik dalam kasus putusan Pengadilan Negeri No. 58/pid/B/2012/PN.Jkt.Tim. Penelitianini menggunakan metode hukum normatif, sifat penelitian hukumnya adalah deskriptif analitis, teknik pengumpulan data data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data sekunder, cara pengumpulan data Pengumpulan data yang dilakukan penulis melalui kegiatan studi kepustakaan terhadap data–data sekunder, Data analisis diolah secara kualitatif terhadap data- data sekunder untukperumusan kesimpulan, metode pengambilan kesimpulan kualitatif. Dalam hal kasus ini berdasarkan pasal 303 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Tindak Pidana Perjudian telah memenuhi unsur-unsur. Adapun Delik- delik yang dilanggar oleh terdakwa adalah sebagai berikut:delik kejahatan, delik dolus, delik formil, delik biasa, Delik commisionis, delik tunggal, delik umum.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?