DETAIL KOLEKSI

Kajian Potensi Lokasi Lahan Perumahan Masyarakat Kawasan Lindung Di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh


Oleh : Romi Mitrolia

Info Katalog

Nomor Panggil : -

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Endrawati Fatimah

Pembimbing 2 : Benny Benyamin Suharto

Subyek : Settlement;Mangrove forest development

Kata Kunci : Protected areas; Resiential location selection factor; Coastal settlement


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_PW_08310022_JUDUL.pdf 598.32
2. 2015_TA_PW_08310022_ABSTRAK.pdf 591.79
3. 2015_TA_PW_08310022_DAFTAR-ISI.pdf 633.16
4. 2015_TA_PW_08310022_BAB-I.pdf 915.34
5. 2015_TA_PW_08310022_BAB-II.pdf 692.07
6. 2015_TA_PW_08310022_BAB-III.pdf 716.71
7. 2015_TA_PW_08310022_BAB-IV.pdf 4801.15
8. 2015_TA_PW_08310022_BAB-V.pdf 8918.74
9. 2015_TA_PW_08310022_BAB-VI.pdf 594.24
10. 2015_TA_PW_08310022_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 591.45
11. 2015_TA_PW_08310022_LAMPIRAN.pdf 1337.43

K Kawasan lindung adalah wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam dan sumber daya buatan. Adanya permukiman yang terdapat dikawasan lindung, tentu akan dapat mengganggu kelestarian lingkungan hidup. Salah satu jenis kawasan lindung, adalah kawasan hutan bakau. Kecamatan Meuraxa, merupakan kecamatan yang masuk dalam administrasi wilayah Kota Banda Aceh yang di dalamnya terdapat rencana pengembangan hutan bakau, namun pada kawasan pengembangan hutan bakau tersebut telah ada permukiman penduduk yang telah lama, dan kini terus berkembang sehingga lahan-lahan yang telah direncanakan sebagai kawasan pengembangan hutan bakau terus tergerus oleh pembangunan perumahan masyarakat di kawasan lindung tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menilai lahan-lahan kosong yang tersedia di Kecamatan Meuraxa yang sesuai dengan peruntukan perumahan, sehingga lahanlahan kosong tersebut dapat digunakan sebagai lahan perumahan baru bagi masyarakat yang berada di kawasan lindung tersebut, dan sesuai dengan karakteristik kelompok-kelompok masyarakat di kawasan lindung tersebut, dan sesuai dengan kemampuan Pemerintah Kota Banda Aceh. Adapun untuk mengetahui lahan-lahan kosong yang tersedia dan sesuai dengan karakteristik kelompok masyarakat di kawasan lindung dan sesuai dengan kemampuan Pemerintah Kota Banda sebagai pelaku pembebasan lahan, penelitian ini akan menggunakan metode analisis kualitatif. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini antara lain : analisis kebutuhan lahan perumahan dan unit rumah yang dibutuhkan berdasarkan kelompok masyarakat di kawasan lindung Kecamatan Meuraxa, identifikasi ketersediaan lahan kosong di Kecamatan Meuraxa yang sesuai dengan peruntukan perumahan di RTRW Kota Banda Aceh, dan analisis kesesuaian lahan berdasarkan karakteristik kelompok masyarakat dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Adapun simpulan dari penelitian ini bahwa di Kecamatan Meuraxa terdapat tiga belas lahan kosong, dan hanya dua lahan yang sesuai dengan karakteristik kelompok masyarakat di kawasan lindung dan sesuai dengan kemampuan Pemerintah Kota Banda Aceh.

T The protected area is the area which functioned as a region with the primary function of protecting the environmental sustainability which includes natural resources and artificial resources. The existence of the settlements that are there come within protected areas, will certainly can interfere with environmental sustainability. One of the types of protected areas, is the area of mangrove forests. Kecamatan Meuraxa subdistrict, are in the administrative area of the city of Banda Aceh that mangrove forest development plans, but in the area of development of the mangrove forest has existed settlements that have long been, and continues to evolve so that land which has been planned as a development area of mangrove forests continue to be eroded by the construction of residential community in the protected area. The main objective of this research is to identify and assess the available vacant land at Kecamatan Meuraxa which in accordance with the provisions of the housing, so that the vacant land can be used as land for new housing for the people who are in the protected area, and according to the characteristics of the groups of people in the protected area, and in accordance with the ability of the Government of the city of Banda Aceh. As for to know the land vacant land is available and in accordance with the characteristics of the groups of people in protected areas and in accordance with the ability of the Government of the city of Banda as the perpetrator of the acquisition of land, this study will use qualitative methods of analysis. Stages in this study include: needs analysis of land housing and housing units are needed on the basis of community groups in the protected area of Kecamatan Meuraxa, identification of availability of vacant land at Kecamatan Meuraxa which in accordance with the provisions of the housing in the city of Banda Aceh, RTRW and land suitability analysis based on the characteristics of community groups and the Government of the city of Banda Aceh. As for the summary of the study that in district of Meuraxa there are thirteen empty land, and only two land according to the characteristics of community groups in the protected area and according to the ability of the Government of the city of Banda Aceh

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?