DETAIL KOLEKSI

Apeksifikasi pada gigi permanen muda non-vital dengan mineral trioxide aggregate: Kajian pada Pasien RSGM Universitas Trisakti (Laporan penelitian)

0.5


Oleh : Keisha Cintamani Ramaniya

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.634.2 Ram a

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : drg. HM Bernard O.I., Sp.KG., FICCDF, FICD

Subyek : Endodontics

Kata Kunci : apexification, mineral trioxide aggregate, endodontic


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_KG_04010105_Halaman-Judul.pdf 1024.74
2. 2014_TA_KG_04010105_Bab-1.pdf 572.58
3. 2014_TA_KG_04010105_Bab-2.pdf 758.98
4. 2014_TA_KG_04010105_Bab-3.pdf 584.31
5. 2014_TA_KG_04010105_Bab-4.pdf 567.7
6. 2014_TA_KG_04010105_Daftar-Pustaka.pdf 591.11

I Informed consent adalah persetujuan yang diberikan pasien setelah mendapatkan informasi yang lengkap dan dipahami oleh pasien. Setiap dokter sebelum melakukan tindakan medis terlebih dahulu memberitahukan informasi mengenai keadaan pasien secara lengkap dan benar karena pasien berhak untuk mengetahui keadaannya. Pasien seringkali merasa tidak puas dan menuntut dokter karena informasi yang diberikan dokter tidak lengkap dan seringkali pemberian informasi dan tindakan medis itu dilakukan oleh non tenaga medis dan disebut sebagai pendelegasian atau pelimpahan wewenang. Ada 5 syarat yang harus dipenuhi dari pendelegasian pemberian informasi dan tindakan medis yaitu dokter yakin akan kemampuan penerima delegasi dalam memberikan informasi dan melakukan tindakan medis; pelimpahan wewenang harus dilakukan secara tertulis; pemberian informasi dan pengambilan keputusan mengenai diagnosis, terapi serta komplikasi yang mungkin terjadi harus dilakukan dokter sendiri, tidak dapat dilimpahkan kepada orang lain; untuk memberikan informasi dan melaksanakan tindakan medis, harus terdapat suatu petunjuk medis, dimana dokter harus hadir di tempat di mana pemberian informasi dan tindakan medis yang sulit dilakukan, penerima delegasi dapat menolak dalam memberikan informasi dan melakukan tindakan medis tersebut.Bila hal itu tidak dipenuhi akan menimbulkan ketidakpuasan pasien sehingga dapat menyebabkan sebuah sengketa medik.

D Dental trauma often happen to children and adolescent. If this occurs at a young age when the development of the root is yet to complete, the clinical approach to an endodontic treatment will be difficult in cases of an immature permanent tooth because of its thin dentine walls and wide open apex. For many years, apexification using calcium hydroxide has been the choice of treatment for this type of cases. Recently a new material has been developed for endodontic treatment that appears to have more significant improvement for the bone which is called Mineral Trioxide Aggregate or MTA. Because of its superiority over other materials, calcium hydroxide in particular, MTA has now been the material of choice for apexfication treatment.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?