DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Air Kelapa Terhadap Penyembuhan Stomatitis Aftosa Rekuren: Kajian Pada Tikus Galur Wistar (laporan Penelitian)


Oleh : Ayu Siti Rohani

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.31 ROH p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Rahmi Amtha

Subyek : Anesthesia - dentistry;Natural healing - cocos nucifera

Kata Kunci : coconut water, recurrent stomatitis aphtosa, healing.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KG_04011024_Halaman-Judul.pdf 1901.92
2. 2015_TA_KG_04011024_Bab-1.pdf 657.83
3. 2015_TA_KG_04011024_Bab-2.pdf 982.14
4. 2015_TA_KG_04011024_Bab-3.pdf 668.03
5. 2015_TA_KG_04011024_Bab-4.pdf 771.39
6. 2015_TA_KG_04011024_Bab-5.pdf 1255.46
7. 2015_TA_KG_04011024_Bab-6.pdf 669.84
8. 2015_TA_KG_04011024_Bab-7.pdf 640.4
9. 2015_TA_KG_04011024_Daftar-Pustaka.pdf 866.85
10. 2015_TA_KG_04011024_Lampiran.pdf 1247.12

P Penyembuhan alami lambat laun sering dilupakan oleh masyarakat dan lebih memilih penyembuhan dengan obat medis. Bahan alam yang digunakan untuk mengobati SAR adalah mengkonsumsi buah air kelapa (Cocos Nucifera). Air kelapa memiliki kandungan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan kandungan mikronutrien berupa mineral dan vitamin. Mineral yang terdapat dalam air kelapa antara lain kalium, kalsium, fosfor, zinc, natrium, dan magnesium. Untuk kandungan vitamin : B3, B5, B6, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air kelapa terhadap penyembuhan Stomatitis Aftosa secara in vivo. Metode penelitian adalah eksperimental klinis ini dilakukan pada tikus galur wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok. Semua tikus dibuat perlukaan pada dorsum lidah dan diberikan 5 ml air kelapa, vitamin C sebagai kontrol positif serta aquades sebagai kontrol negatif. Pengamatan klinis dan histopatologis dilakukan pada hari ke 3,7, dan 10 kemudian data dianalisi secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa penyembuhan luka secara klinis dan histopatologis pada semua kelompok tidak berjalan sama. Secara klinis tampak vitamin C menunjukkan penyembuhan lebih cepat daripada air kelapa atau aquades. Sedangkan secara histopatologis vitamin C lebih cepat menunjukkan terjadinya penyembuhan. Kesimpulan: air kelapa dan vitamin C sama-sama dapat mendukung penyembuhan SAR.

N Natural healing slowly being forgotten by people and people prefer healing with medical drugs.Cocos nucifera Natural materials are used to treat SAR is from consuming fruit coconut water (). Coconut water contains macronutrients such as carbohydrates, proteins, and fats. And the content of micronutrients such as minerals and vitamins. Minerals that contained in coconut water include potassium, calcium, phosphorus, zinc, sodium, and magnesium. For vitamins: B3, B5, B6, and vitamin C. The purpose of this study is to determine the effect of coconut water to cure stomatitis Aftosa in vivo. The method is experimental clinical research was conducted in Wistar rats were divided into 3 groups. All the rats were made to injury in the dorsum of the tongue and given 5 ml of coconut water, vitamin C as a positive control and distilled water as a negative control. Clinical and histopathological observations performed on days 3,7, and 10 then the data was analyzed descriptively. The results showed that wound healing clinical and histopathological in all groups do not run the same. Clinically looks vitamin C showed faster healing than coconut water or distilled water. While histopathologically vitamin C showed the healing faster. Conclusion: both of coconut water and vitamin C can support the healing SAR.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?