DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Air Perasan Bunga Clitoria Ternatae Linn Terhadap Komponen Retainer Dan Pertumbuhan Streptococcus Mutans (laporan Penelitian)


Oleh : Christopher Cudharma

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.904.1 CUD p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Dr. Erni Erfan, Sp.D., M.Biomed.

Subyek : Clitoria Ternatea Flower - Removable Partial Dentures

Kata Kunci : clitoria ternatea linn, stainless steel wire, streptococcus mutans


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_KG_04011030_Halaman-Judul.pdf 2434.13
2. 2015_TA_KG_04011030_Bab-1.pdf 736.14
3. 2015_TA_KG_04011030_Bab-2.pdf 922.61
4. 2015_TA_KG_04011030_Bab-3.pdf 731.64
5. 2015_TA_KG_04011030_Bab-4.pdf 778.51
6. 2015_TA_KG_04011030_Bab-5.pdf 1004.51
7. 2015_TA_KG_04011030_Bab-6.pdf 708.46
8. 2015_TA_KG_04011030_Bab-7.pdf 679.79
9. 2015_TA_KG_04011030_Daftar-Pustaka.pdf 686.46
10. 2015_TA_KG_04011030_Lampiran.pdf 1828.22

C Clitoria ternatea Linn. merupakan tanaman yang diketahui dapat mengobati banyak penyakit. Penelitian terdahulu menunjukkan KHM dan KBM air perasan bunga C. ternatea masing-masing yakni 25% dan 50% (v/v). Tujuan:(1) Untuk melihat pengaruh air perasan bunga Clitoria ternatea terhadap komponen retainer gigi tiruan sebagian lepasan (kawat stainless steel) dan (2) daya hambat serta daya bunuh terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans in vitro pada kondisi terdapat komponen retainer. Bahan dan Metode: Uji pengaruh air perasan bunga C. ternatea terhadap komponen retainer dilakukan dengan merendam kawat pada air perasan selama 4, 6, dan 8 jam dengan tablet effervescent dan air mineral sebagai kontrol. Uji antibakteri terhadap S. mutans dilakukan menggunakan metode tabung. Konfirmasi hasil uji metode tabung dilakukan dengan mengkultur bakteri uji dalam tabung yang berisi air perasan C ternatea dengan KBM dan sebelum serta sesudah KBM. Hasil: (1) Air perasan bunga C. ternatea tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan terhadap elastisitas cengkeram stainless steel gigi tiruan sebagian namun terdapat perubahan yang bermakna terhadap tekstur cengkeram stainless steel gigi tiruan sebagian lepasan. (2) Nilai KHM dan KBM terletak pada konsentrasi 25%. Kesimpulan: (1) Air perasan bunga C. ternatea tidak berpengaruh secara signifikan terhadap elastisitas cengkeram stainless steel gigi tiruan sebagian lepasan namun berpengaruh secara signifikan terhadap tekstur cengkeram stainless steel gigi tiruan sebagian lepasan. (2) Air perasan bunga C. ternatea memiliki daya hambat dan bunuh terhadap pertumbuhan bakteri S. mutans in vitro. (3) Daya oligodinamik kawat berperan dalam memperkecil nilai KBM.

C Clitoria ternatea Linn. is a plant that is known to cure many diseases. Past research has shown that the MIC and MBC of the Clitoria ternatea flower juice is 25% and 50% (v/v). Objective: (1) To see the effect of the Clitoria ternatea flower juice against retainer component of removable partial dentures and (2) inhibition and bactericidal effect against the growth of Streptococcus mutans in vitro with a retainer component. Materials and Methods: The effect of the C. ternatea flower juice against retainer component test is done by immersing the wire in the juice for 4, 6, and 8 hours with effervescent tablet and mineral water as controls. Antibacterial test against S. mutans is done through a tube method. Confirmation result test is done by culturing test bacteria through tubes containing the juice of C. ternatea with MBC and before and after MBC. Results: (1) C. ternatea flower juice did not show significant changes in terms of elasticity of removable partial dentures stainless steel grip but there are significant changes to the texture of stainless steel grip of removable partial dentures. (2) The result of MIC and MBC is at the concentration of 25%. Conclusion: (1) C. ternatea flower juice did not affect significantly in terms of the stainless steel grip elasticity however signicantly affect the texture of stainless steel grip of removable partial dentures. (2) C. ternatea have inhibitory and bactericidal effect against the growth of S. mutans in vitro. (3) The role of the oligodynamic effect minimizes the MBC result.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?