DETAIL KOLEKSI

Evaluasi Desain Casing Sumur Bmw-01 Lapangan Vanos


Oleh : Muhammad Reyhan Wijaya

Info Katalog

Nomor Panggil : 515/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Widrajat Aboekasan

Pembimbing 2 : Kris Pudyastuti

Subyek : Teknik Pemboran

Kata Kunci : Teknik Pemboran


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_071.11.217_HALAMAN-DEPAN.pdf 1900.06
2. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-I-PENDAHULUAN.pdf 86.87
3. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-II-TINJAUAN-UMUM-LAPANGAN.pdf 301.51
4. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-III-TEORI-DASAR-CASING-PEMBORAN.pdf 937.68
5. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-IV-EVALUASI-DESAIN-CASING.pdf 585.95
6. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-V-PEMBAHASAN.pdf 194.26
7. 2016_TA_TM_071.11.217_BAB-VI-KESIMPULAN.pdf 179.94
8. 2016_TA_TM_071.11.217_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 299.37
9. 2016_TA_TM_071.11.217_DAFTAR-SIMBOL.pdf 63.6
10. 2016_TA_TM_071.11.217_LAMPIRAN.pdf 38640.77

K Kegiatan pemboran bertujuan untuk mendapatkan hidrokarbon baik berupa gas ataupun minyak bumi dengan tujuan utama yaitu mencapai kedalaman akhir dengan aman, cepat dan ekonomis. Desain casing yang aman dan ekonomis, dapat memberikan jaminan keamanan ketika sumur sedang dibor maupun pada saat sumur berproduksi. Pada tugas akhir ini akan dianalisis desain casing existing well (sumur BMW – 01, Lapangan Vanos) dengan menghitung pembebanan casing menggunakan safety factor sebesar 1,1 pada beban burst, 1,1 pada beban collapse, dan penambahan 100000 lb pada beban tension. Tahapan study pada evaluasi desain casing ini adalah pertama-tama pengumpulan data (laporan DDR, EOWR dan MLU) yang digunakan untuk menentukan karakteristik lubang bor (pore pressure, fracture gradient, gradient gas, shoe depth, OD casing, ID casing, berat casing, densitas lumpur, slurry semen, dan pressure bump). Analisis dilakukan terhadap casing setting depth, grade casing, dan biaya casing. Desain casing dianalisis dengan menghitung burst, collapse, dan tension. Analisis grade casing dilakukan dengan menerapkan grade K-55, J-55, dan H-40 pada setiap trayek. Biaya casing dilakukan dengan menerapkan kriteria termurah dan aman untuk setiap trayek. Hasil study ini menunjukkan bahwa desain casing existing sudah aman, namun demikian secara keekonomian biaya casing akan lebih ekonomis jika menggunakan desain casing dengan grade sebagai berikut, trayek 1 (J-55), trayek 2 (H-40), dan trayek 3 (H-40); dibandingkan dengan desain casing (existing) yaitu: trayek 1 (K-55), trayek 2 (K-55), dan trayel 3 (K-55).

T The drilling activity aimed to get hydrocarbon either petroleum gas or oil with the primary goal is to reach the final depth safely, quickly and economically. Casing design that is safe and economical, can provide safety when wells are being drilled or during production. In this thesis will be analyzed the existing wells casing design (The BMW – 01 wells, Vanos Field) by calculating the casing weight using a safety factor of 1.1 in burst load, 1.1 in collapse load, and the addition of 100000 lb in tension load The stages of study on the evaluation of the casing design are, the first is data collection (DDR reports, EOWR, and MLU) which used to determine the characteristic of the bore hole (pore pressure, fracture gradient, gradien of gas, shoe depth, OD of casing, ID of casing, Casing weight, mud density, cement slurry, and pressure bump). The analysis was performed on the casing setting depth, casing grade, and casing cost. The design of casing was analyzed by count the burst, collapse, and tension. The casing grade analysis is done by applying K- 55, J-55, and H-40 grade of casing in every traject. The casing cost is done by applying the cheaper and safety criteria on every traject. The result of this study indicate that the design of existing casing is safer, however, the cost of the casing will be more economical if using a design casing by grade as follows, first traject (J-55), second traject (H-40), and third traject (H- 40), compare to this casing design (existing) there are, first traject (K-55), second traject (K-55), and third traject (K-55).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?