DETAIL KOLEKSI

Studi Simulasi Reservoir Dengan Simulator Black Oil Untuk Optimasi Pruduksi Lapangan Gas "gozali"


Oleh : David

Info Katalog

Nomor Panggil : 476/TP/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Sri Wahyuni

Pembimbing 2 : Maman Djumantara

Subyek : Simulasi Reservoir

Kata Kunci : Reservoir


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07112052_Halaman-Judul.pdf 2057.01
2. 2016_TA_TM_07112052_Bab-1.pdf 98.56
3. 2016_TA_TM_07112052_Bab-5.pdf 89.42
4. 2016_TA_TM_07112052_Daftar-Pustaka.pdf 196.34
5. 2016_TA_TM_07112052_Daftar-Simbol.pdf 205.26
6. 2016_TA_07112052_Lampiran.pdf 543.82
7. 2016_TA_TM_07112052_Bab-2-(footnote).pdf 696.04
8. 2016_TA_TM_07112052_Bab-3.pdf 1362.66
9. 2016_TA_TM_07112052_Bab-4.pdf 105.8
10. 2016_TA_TM_07112052_Bab-2.pdf 679.59

L Lapangan "Gozali" merupakan bagian dari blok lepas pantai Daniel-Devi- Gozali (DDG) yang berlokasi di barat daya Blok Kangean, Jawa Timur. Lapangan ini ditemukan pada tahun 1993 melalui pemboran eksplorasi di sumur X-1 yang dilakukan oleh Atlantic Richfield Bali North Inc. (ARBNI) dengan luas kira-kira mencakup 7500 acre. Struktur pada lapangan ini terdiri dari dua blok, yaitu bagian Barat dan Timur, yang dipisahkan oleh patahan. Tipe reservoir pada Lapangan "Gozali" merupakan reservoir dry gas dengan lithologi batuan utama adalah karbonat, dengan memiliki empat fasies utama, yakni Grainshoal, Wacke- Packstone, Backshoal, Shaly-Wackestone. Kandungan methane pada reservoir ini mencapai 99.5%. Studi simulasi reservoir pada Lapangan Gozali dilakukan untuk menentukan skenario pengembangan terbaik yang dapat diterapkan. Simulasi reservoir sendiri pada dasarnya adalah suatu metode memodelkan reservoir secara numerik sedekat mungkin dengan keadaan sesungguhnya. Setelah model lapangan ini dibuat, history matching dilakukan untuk memvalidasi model. Karena Lapangan Gozali merupakan lapangan yang baru akan dikembangkan (belum pernah berproduksi), maka validasi dilakukan dengan menggunakan parameter laju alir dan tekanan dari data DST (Drill Stem Test) sumur-sumur eksplorasi. Simulasi Lapangan Gozali menggunakan bantuan perangkat lunak Schlumberger Eclipse 100. Model lapangan ini memiliki dimensi 171 x 102 blok grid secara areal dan memiliki 45 layer vertical. Model grid ini diperoleh dari ii upscale model geologi. Hasil inisialisasi yang didapatkan dari simulator untuk Lapangan Gozali didapatkan Gas Initial in Place sebesar 742 Bscf, sedangkan untuk perhitungan model statis (model geologi) didapat sebesar 745 Bscf. Terdapat perbedaan sebesar 0.43%, dimana hasil inisialisasi yang diperoleh memiliki selisih yang kecil kira-kira kurang dari 1%, sehingga proses inisialisasi dianggap selesai dan proses simulasi reservoir dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu tahap skenario pengembangan lapangan. Skenario produksi yang dilakukan pada Lapangan Gozali ini terdiri atas lima skenario. Skenario satu merupakan kasus peramalan produksi dengan dilakukannya produksi melalui tiga existing wells. Skenario kedua adalah case peramalan produksi dari tiga development wells. Skenario ketiga merupakan kasus dilakukannya pengembangan lapangan gas Gozali melalui empat development wells. Skenario keempat adalah case dilakukannya produksi melalui lima sumur pengembangan. Sedangkan pada skenario lima pengembangan lapangan dilakukan dari empat sumur development dengan menggunakan kompresor. Pada skenario satu didapat recovery factor sebesar 23.65%, skenario kedua yaitu 46.03%, skenario ketiga yaitu 46.45%, skenario keempat yaitu 46.53%, dan skenario kelima dengan faktor perolehan sebesar 49.06%.

T The Gozali Field as part of offshore Daniel-Devi-Gozali (DDG) complex is located in the south western part of the Kangean block, East Java province. This field was discovered in 1993 with the drilling of the X-1 well by Atlantic Richfield Bali North Inc. (ARBNI) and covers approximately 7,500 acres. Structure in Gozali field consist of two main areas, the west and east section which bounded by faults. The type of reservoir in Gozali field is dry gas reservoir with Limestone as its main rock component. Composition of biogenic gas in this field contain about 99.5% methane, and the reservoir comprises of four facies, that are Grainshoal, Wackestone/Packstone, Backshoal and Shaly-wackestone facies. Reservoir simulation is conducted in Gozali field to determine the best method to be implemented in this field. In general, reservoir simulation is a physical and numerical modeling where the model is made as closely as possible with actual reservoir. After the model was made, next process is history matching to validate the model. Because Gozali field is a field that new to be developed (haven’t produce hydrocarbon yet), the validation process was done by using flow rate and pressure parameter from DST (Drill Stem Test) exploration wells data. Gozali field simulation process was constructed in Schlumberger Eclipse software. The simulation model is dimentioned 171 x 102 grids blocks areally with 45 layers vertically. The grid was provided from geology upscale model. Gas initial in place which gotten from initialization process in simulation is 742 Bscf, while the result from volumetric calculation is 745 Bscf. The difference is about 0.43%, iv which show the initial results that obtained has a small difference of approximately less than 1%, so that the initialization process is considered complete and the reservoir simulation process can proceed to the next stage, which is the stage of field development scenario. Production scenarios which conducted on Gozali field consists of five scenarios. The first scenario is the case of production forecast through three existing production wells. The second scenario is the case of forecasting production through three development wells. The third scenario is the case that the development is conducted through four development wells. The fourth scenario is cases where production is carried out through five development wells. And finally, the fifth scenario is developed through four development wells with the help of compressor. In first scenario, recovery factor that obtained is 23.65%, the second scenario is 46.03%, the third scenario is 46.45%, the fourth scenario is 46.53%, and the fifth scenario with a recovery factor of 49.06%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?