DETAIL KOLEKSI


Kebutuhan Bandwidth Minimum Pada Video Conference Berdasarkan Tingkat Resolusi Gambar Menggunakan Protokol H.323


Oleh : Angga Wirahadikusumah

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Gatot Budi Santoso

Subyek : Implementing broadband technology;Telecommunications industries

Kata Kunci : video conference, image resolution, bandwidth, Quality of Service (QoS)


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2012_TA_IF_06404030_1_Halaman-Judul.pdf 2066.39 (KB)
2. 2012_TA_IF_06404030_7_Daftar-Pustaka.pdf 667.7 (KB)
3. 2012_TA_IF_06404030_8_Lampiran.pdf 7790.93 (KB)

D Di era informasi scat ini, industri telekomunikasi mengimplementasikan teknologi broadband yang memungkinkan variasi layanan seperti data, audio maupun video dalam sebuah jaringan, sehingga dibutuhkan performansi yang baik untuk dapat audio dan data, sehingga dibutuhkan performansi yang baik untuk dapat menjalankannya. Video Conference adalah suatu teknologi yang mampu melewatkan traffic audio, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan Internet Protocol (IP). Video Conference banyak digunakan dengan alasan keunggulan akses data dan kualitas gambar yang digunakan, kualitas gambar atau disebut juga dengan resolusi gambar pada sebuah kamera dinyatakan dalam satuan pixels. Dengan resolusi tertennt maka kualitas gambar yang dihasilkan memiliki tingkat kualitas berdasarkan besarnya resolusi tersebut. Jaringan komputer yang dipakai dapat menggambarkan kebutuhan bandwidth pada komunikasi Video Conference terutama berkaitan dengan tingkat resolusi gambar. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kebutuhan bandwitdh minimum Video Conference berdasarkan tingkat resolusi gambar dengan menggunakan protokol 11.323. Protokol 11.323 merupakan standar ITU-T untuk sistem komunikasi multimedia berbasis paket melalui jaringan IP. Pada percobaan ini dilakukan memakai jaringan peer to peer dengan salah satu PC berfungsi sebagai client A dan PC lainnya berfungsi sebagai client B. Pada setiap PC dipasang webcam kamera sekaligus terintstal software Polycom Telepresence M100 yang sudah meggunakan protokol 11.323 sebagai standarisasinya.. Kinerja suatu Video Conference yang terkoneksi pada jaringan dapat dianalisis dengan parameter-parameter Quality of Service (QoS) dan Kualitas Video. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah delay, filler, packet loss, framerate dan Mean Opinion Score (MOS) E-Model. Dalam penelitian ini arcs trafic data pengujian memakai bandwidth 128 kbps, 256 kbps, 512 kbps dan 1024 kbps. Sedangkan resolusi gambar yang digunakan adalah 160x120, 320 x 240, 640x360 dan 1280 x 960. Untuk mengukur parameter QoS digunakan software Wireshark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk Video Conference dengan resolusi 160 x 120 besaran bandwidth minimum yang dibutuhkan guna menghasilkan gambar dengan kualitas baik adalah 128 kbps. Video Conference dengan tingkat resolusi 320 x 240 kebutuhan bandwidth minimum untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik adalah 256 kbps. Video Conference dengan resolusi 640 x 360 besaran bandwidth minimum yang dibutuhkan sehingga menghasilkan kualitas gambar yang baik adalah sebesar 512 kbps. Sedangkan untuk Video Conference derigan tingkat resolusi 1280 x 720 dibutuhkan bandwidth minimum sebesar 1024 kbps guna menghasilkan kualitas gambar yang baik. Secara umum semakin besar tingkat resolusi yang digunakan akan semakin besar pula kebutuhan bandwidth guna menghasilkan kualitas gambar yang baik.

I In information era nowdays, telecomunication industries are implementing broadband technology that can possibly give variation of service such as data, audio and also video in a network so that a good network performance is needed to be able implementing such as technologies. Video Conference is a technology which able to pass the audio, video and data traffic in a package via Internet Protocol (IP). Video Conference is is widely used for reasons of data access and quality excellence images used, image quality or collectively, the resolution of images on camera is expressed in units of pixels. With a specific resolution then the image quality produced has a quality level based on the magnitude of the resolution. The computer network used to describe the bandwidth requirements of the Video Conference communication in concerned with the level of image resolution. The purpose of this paper is to determine the minimum bandwidth requirements Video Conference based on the level of image resolution using the H.323 protocol. H.323 protocol is an ITU-T standard for packet based multimedia communication system over ip network. The experiment was conducted using peer to peer network with one PC acting as client A and other PC functions as a client B. On the all PC installed Polycom Telepresence M100. Performance of Video Conference connected to the network can be analyzed with the parameters Quality of Service (QoS) and Quality of Video. The parameters used in this study is the delay, jitter, packet loss, framerate and Mean Opinion Score (MOS) E-Model. In this study the flow of traffic using the test data bandwidth of 128 kbps, 256 kbps, 512 kbps and 1024 kbps. While the image resolution used is 160x120, 320x240, 640x480, 1280x720. To measure the QoS parameters used Wireshark software. The results show that for Video Conference with a resolution of 160 x 120 minimum amount of bandwidth needed to produce images with good quality is 128 kbps. In the Video Conference with a resolution of 320 x 240 minimum bandwidth requirement to produce good image quality is 256 kbps. In the Video Conference with a resolution of 640 x 360 minimum required amount of bandwidth resulting in improved image quality is equal to 512 kbps. As for Video Conference with a resolution of 1280 x 720 level required minimum bandwidth of 1024 kbps in order to produce good quality pictures. In general, the greater the level of resolution are used the greater the bandwidth requirements in order to produce good quality pictures.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?