DETAIL KOLEKSI


Pemanfaatan Fly Ash Sisa Dari Pembakaran Batubara Sebagai Soil Stabilizer Untuk Paving Block Dan Lapisan Subbase Dengan Metode Solidifikasi/stabilisasi


Oleh : RR Detty Noor Permatasari

Info Katalog

Nomor Panggil : 082.671

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Christiana Siallagan

Pembimbing 2 : H. Widyatmoko

Subyek : Quality testing - solidification and stabilization

Kata Kunci : Fly ash, Solidification, Stabilization, Plasticity, pressure strength.


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2008_TA_TL_08203026_Halaman-Judul.pdf 842.42 (KB)
2. 2008_TA_TL_08203026_Bab-1.pdf 569.18 (KB)
3. 2008_TA_TL_08203026_Bab-2.pdf 696.02 (KB)
4. 2008_TA_TL_08203026_Bab-3.pdf 594.74 (KB)
5. 2008_TA_TL_08203026_Bab-4.pdf 694.05 (KB)
6. 2008_TA_TL_08203026_Bab-5.pdf 559.49 (KB)
7. 2008_TA_TL_08203026_Daftar-Pustaka.pdf 558.55 (KB)

F Fly ash merupakan hasil samping (sisa) dari pembakaran batubara pada industri-industri sebagai pembangkit listrik. Tahun 2000 total fly ash yang dihasilkan di seluruh dunia mencapai 496 milyar ton. Jumlah yang sangat besar ini jika tidak dimanfaatkan dapat menjadi ancaman bagi lingkungan. Dalam penelitian ini fly ash, melalui metode solidifikasi/stabilisasi, dimanfaatkan sebagai soil stabilizer (untuk paving block dan lapisan sub base), dengan bantuan semen, tanah dan air. Pengujian-pengujian kualitas dari hasil solidifikasi/stabilisasi, berupa uji atterberg limit, uji kuat tekan, uji ketahanan, dan uji TCLP. Dilihat dari kuat tekannya, fly ash memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai paving block untuk keperluan taman dengan komposisi 9% fly ash dan 6% semen dan untuk trotoir bagi pejalan kaki dengan komposisi 9% fly ash dan 9% semen. Penggunaan 9% fly ash dan 6% semen sudah memenuhi kebutuhan optimum (dilihat dari segi kuat tekan, plastisitas, maupun penggunaan semennya) untuk digunakan sebagai campuran pada lapisan sub base. Penggunaan fly ash mampu menambah kekuatan hasil solidifikasi/stabilisasi, namun persentase maksimum harus diperhatikan karena dapat menyebabkan penurunan kualitas. Melalui pengujian toksisitas dengan metode TCLP, kandungan dari kelarutan logam-logam berat kadmium (Cd), kromium (Cr), tembaga (Cu), timbal (Pb), nikel (Ni), dan seng (Zn), dari benda uji berada di bawah baku mutu PP No. 85 tahun 1999. Dengan demikian, penelitian pemanfaatan limbah fly ash sebagai soil stabilizer dengan metode solidifikasi/stabilisasi ini memperlihatkan hasil yang cukup memenuhi syarat ditinjau dari aspek teknis dan lingkungan.

F Fly ash, one of coal combustion by-products from industries that used coal as source of power-plant. In the year of 2000, total fly ash product in the world reach 496 billion ton. The huge number of fly ash could be threatened the environment if there is unused. Research of fly ash (coal combustion by-products) through solidification/stabilization, can be used as soil stabilizer (paving block and lean concrete of sub base coarse), with the help of cement, soil, and water. The quality testing of solidification/stabilization products is atterberg limit test, crushing test, durability test, and toxicity test. Technically (as pressure strength), fly ash possibly optimum to be used as paving block for needed of garden (9% fly ash and 6% cement) and sidewalk for pedestrian (9% fly ash and 9% cement). The use of 9 % fly ash and 6 % cement, has to be optimum needed (in sight seeing of pressure strength, plasticity, or the use of PC) for use as mix substances of sub-base coarse. Utilization of fly ash could increase the strength products, but maximum percentage utilization should be observe cause it could lowering the quality of products. Through toxicity test with TCLP method; the content of heavy metal cadmium (Cd), chromium (Cr), copper (Cu), lead (Pb), nickel (Ni), and zinc (Zn), of sample test is under the quality standard of PP No. 85 year of 1999. Thus research of fly ash (coal combustion by-products) through solidification/stabilization for soil stabilizer shows quite good result observed from technical and environmental side, it was proper to be used.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?