DETAIL KOLEKSI

Perancangan Stasiun Interchange Duku Atas Dengan Tema Sirkulasi Di Jakarta


Oleh : Agung Laksono

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Tulus Widiarso

Pembimbing 2 : Rita Walaretina

Subyek : Design station;Transportation system

Kata Kunci : Interchange station, circulation, MRT


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_ARS_05212005_HALAMAN-JUDUL.pdf 310.81
2. 2016_TA_ARS_05212005_BAB-I.pdf 350.28
3. 2016_TA_ARS_05212005_BAB-II.pdf 596.71
4. 2016_TA_ARS_05212005_BAB-III.pdf 762.98
5. 2016_TA_ARS_05212005_BAB-IV.pdf 1098.89
6. 2016_TA_ARS_05212005_BAB-V.pdf 492.56

S Sistem transportasi umum yang ada di DKI Jakarta sekarang, seperti TransJakarta dan KRL dirasa masih belum cukup untuk menampung semua jumlah orang yang berlalu-lalang di Jakarta tiap harinya. Pembangunan moda-moda transportasi baru yang bersifat umum dan massal pun mulai dilakukan pemerintah DKI Jakarta, seperti pembangunan sistem transportasi berbasis rel yaitu MRT (Mass Rapit Transit) dan Monorail, ataupun transportasi yang berbasis jalur air seperti Waterbus atau Watertaxi. Dengan semakin banyaknya moda transportasi yang akan tersedia, pemerintah Jakarta pun mulai mengembangkan stasiun Interchange, yaitu stasiun pemberhentian berbagai macam jenis moda transportasi untuk memudahkan penumpang berpindah antar moda (transit) di satu lokasi. Stasiun Interchange Dukuh Atas (Sudirman) dirancang untuk dapat melayani lima jenis transportasi, yaitu MRT, Monorail, TransJakarta, Waterbus, dan Kereta Api Bandara. Permasalahan yang timbul dari beragam nya moda transportasi tersebut, seperti masalah perbedaan ketinggian jalur tiap-tiap moda yang harus dapat dicapai penumpang, masalah penumpukkan atau antrean penumpang, dan masalah-masalah lainnya, harapkan dapat terselesaikan dengan pendekatan perancangan arsitektur bertema sirkulasi. Perancangan stasiun interchange Dukuh Atas dengan tema sirkulasi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas transportasi di pusat kota, khususnya di kawasan Sudirman.

T The public transportion system in Jakarta today, such as the TransJakarta and Commuterline is still not enough to accommodate all of the number of people milling around in Jakarta everyday. Thus, the development of new modes transportation has started by Jakarta’s government, such as the construction of rail-based transportation system like MRT (Mass Rapit Transit) and Monorail, and also water-based transportation, the waterbus or watertaxi. With this addition of transportation modes that soon be available, the government of Jakarta also start developing Interchange station to make passengers change between modes (transit) easily in one area. Dukuh Atas (Sudirman) interchange station is designed to serve five types of transport, namely MRT, Monorail, Busway, Waterbus, and the Airport Railway. Problems arising from this various modes of transportation, such as level difference from each modes that should be accessible by the passengers, the piling or queue of passengers, and any other issues, is expected to be resolved by the circulation approach of architectural design. Designing Dukuh Atas interchange station with circulation approach is also expected to improve the quality of transportation in the heart of the city, especially in Sudirman district.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?