DETAIL KOLEKSI

Perancangan Penjadwalan Produk Printed Circuit Board Televisi Tabung Berdasarkan Algoritma Genetika Pada Pt Sharp Electronics Indonesia


Oleh : Atika Indah Adityas

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2013

Pembimbing 1 : Iveline Anne Marie

Pembimbing 2 : Wisnu Sakti Dewobroto

Subyek : Flowshop Scheduling - Genetic Algorithm

Kata Kunci : flowshop scheduling, genetic algorithm, makespan


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2013_TA_TI_06308061_Halaman-Judul.pdf 2482.26
2. 2013_TA_TI_06308061_Daftar-Pustaka.pdf 615.15
3. 2013_TA_TI_06308061_Lampiran.pdf 39610.62

P PT SHARP Electronics Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perakitan alat elektronik, dalam penelitian ini dikhususkan pada PCB (Printed Circuit Board) untuk televisi tabung. Perusahaan memiliki 10 stasiun kerja, dimana pada stasiun kerja-1 hingga stasiun kerja-8 merupakan proses perakitan dan stasiun kerja-9 hingga stasiun kerja-10 merupakan proses inspeksi. Karakteristik lantai produksi di perusahaan bersifatflowshop yaitu setiap job (23 job) akan diproses pada setiap mesin dan memiliki rute yang sama dengan karakteristik lingkungan mesin bersifat parallel machine yaitu terdapat m mesin yang disusun secara parallel pada beberapa stasiun kerja dengan kecepatan mesin yang sama. Aturan penjadwalan perusahaan saat ini adalah FCFS (First Come First Serve). Permasalahan yang terjadi pada PT SHARP Electronics Indonesia adalah perusahaan memerlukan suatu metode yang dapat mengatur penjadwalan job untuk mempersingkat waktu penyelesaian secara keseluruhan (makespan) agar perusahaan dapat menyelesaikan pengerjaan order sesuai dengan waktu yang ditetapkan sebelumnya. Tujuan memberikan usulan penjadwalan untuk meminimasi makespan pada produk PCB (Printed Circuit Board) di PT SHARP Electronic Indonesia (SEID) berdasarkan Algoritma Genetika dan memberikan usulan rancangan program dengan bantuan Borland Delphi untuk mendukung usulan penjadwalan berdasarkan Algoritma Genetika. Makespan yang diperoleh berdasarkan penjadwalan perusahaan adalah sebesar 543467,4 detik dengan mean flowtime sebesar 23629,0173 detik. Hasil dari perhitungan berdasarkan Algoritma Genetika pada Generasi 3 didapatkan urutan proses job dengan waktu yang mendekati optimal yaitu — J10 JI I J9 J7 J6 — J3 — J4 J23 J20— J16- J15 J13— J17 -p J1 — J8 J19 — J22— J21 — J18 makespan yang diperoleh adalah sebesar 455.638,48 detik dengan mean flowtime sebesar 19.810,36 detik. Waktu penyelesaian berkurang dan 6 hari 25.056 detik menjadi 5 hari 27.359 detik atau penurunan sebesar 16,10%.

P PT Sharp Electronics Indonesia is a company engaged in the assembly of electronic devices, in this study devoted to the PCB (Printed Circuit Board) for television tubes. The company has 10 working stations, on work station 1 to work station 8 are an assembly process, and on work station 9 to work station 10 are the inspection process. Characteristic of the production floor is flowshop that every job (23 jobs) will be processed on each machine and have the same route with characteristic of the machines are m parallel machines arranged in parallel on multiple workstations at the same engine speed. Company\'s current scheduling rules is FCFS (First Come First Serve).Problems that occur in PT Sharp Electronics Indonesia is a company requires a method that can manage job scheduling to shorten the overall turnaround time (makespan) for the company to complete the work order in accordance with a preset time. The purpose of providing the proposed scheduling to minimize makespan on a PCB (Printed Circuit Board) on PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) based on Genetic Algorithm and proposes the design of a program with the help of Borland Delphi to support the proposed scheduling based on Genetic Algorithm. Makespan obtained by FCFS (First Come First Serve) amounted to 543467,4 seconds with mean flowtime amounted to 23629,0173 seconds. The results of calculations based on the Genetic Algorithm Generation 3 of the sequence obtained a job with the optimal approach J2 — J10 — J11 —J9 — J7 — J6 — J3 — J4 — J12 — J5 J23 J20— J16- J15 - J13 — J17 - J14— J1 T8 7_ J19 — J22— J21 — figmakespan obtained amounted to 455.638,48 seconds with mean flowtime ounted to 19.810,36 seconds. Makespan reduced from 6 days 25.056 seconds to 5 d 27.359 seconds or decrease of 16,10%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?