DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Pulse On-time Terhadap Ketebalan Lapisan Putih Pada Proses Edm Baja Skd 61 Menggunakan Elektroda Multi-lapis Dan Fluida Dielektrik Minyak Jarak


Oleh : Pandu Satya Pambudi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Zainilsjah

Pembimbing 2 : Triyono

Subyek : Electrical discharge machining;The process metalography inspection

Kata Kunci : EDM, multi layer cylindrical electrode, pulse on-time, recast layer, jatropha curcas


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_MS_06111031_1_Halaman-Judul.pdf 5300.41
2. 2015_TA_MS_06111031_7_Daftar-Pustaka.pdf 1174.17
3. 2015_TA_MS_06111031_8_Lampiran.pdf 7074.31

E Elektric Discharge Machining (EDM) merupakan proses manufaktur non-konvensional yang memanfaatkan proses konversi energi listrik ke panas untuk melakukan pemotongan material. Dari proses pemotongan ini berdampak pada lapisan permukaan benda kerja yang menimbulkan lapisan putih dan HAZ. Lapisan putih berfungsi sebagai pelindung pada cetakan mold, akan tetapi pada cetakan yang menerima beban yang statis dan relatif kecil. Pada penelitian ini penulis ingin mengetahui pengaruh pulse on-time pada ketebalan lapisan putih dengan menggunakan baja SKD 61 sebagai benda kerja, elektroda multi-lapis (tembaga-graphite-tembaga), dan fluida dielektrik minyak jarak (jatropha curcas). Dalam penelitian ini spesimen baja SKD 61 menggunakan elektroda multi-lapis sebagai media potong dengan metode die sinking (Jan diperlakukan tiga variabel pulse on-time sebesar 3, 6 ,dan 9 las. Kemudian spesimen baja SKD 61dilakukan metalografi agar dapat diambil foto pada tiga zona yang berbeda, dan diukur ketebalan lapisan putih dengan pengukuran berbasis citra. Sebagai pembeinding, dilakukan pemotongan cengan menggunakan elektroda konvensional (tembaga). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pada pulse on-time yang besar menghasilkan lapisan putih yang lebih tipis, karena pada pulse on-time yang kecil memiliki energi potong yang besar. Selain itu, pada hasil dari penggunaan elktroda konvensional memiliki ketebalan lapisan putih yang lebih tebal dibandingkan dengan hasil dari penggunaan elektroda multi-lapis.

E Electrical discharge machining is one of non-conventional machining that convert electrical energy to thermal energy to material removal processes. This material removal processes causes workpiece surface to have recast layer and HAZ. Recast layer can be used as protector to workpiece surface, but only for small and static impact. This paper reports the affect of pulse on-time to recast layer with SKD 61 as workpiece, multi layered cylindrical electrode and jatropha curcas as dielectric fluid. On this experiment use die sinking method and three different level pulse on-time which is 3, 6 , and 9 is as material removal processes. After this process metalography inspection will be done tokkiNlitaken for photograph on three different zone and than the recast layer will be meassured . The results are compared with locess sing cylindrical electrode %di aft (cooper). From this experiment, the use of highest pulse on-time shows thin recast layer, because lower pulse on-time will affect the energy releas. Besides, the result of the usage of single cylindrical electrode cause recast layer thickness thicker than the usage of multi layered cylindrical electrode.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?