DETAIL KOLEKSI

Perancangan Desain Pit Dan Manajemen Material Potential Acid Forming (paf) Dan Non Acid Forming (naf) Pada Disposal Di Pt. X, Kalimantan Selatan

5.0


Oleh : Rofqi Astoriannoor

Info Katalog

Nomor Panggil : 334/TT/2016

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Hermanto Saliman

Pembimbing 2 : Edy Jamal Tuheteru

Subyek : Coal mines and mining;Overburden stripping;DIsposal management - Acid water mine

Kata Kunci : PAF, NAF, planning, coal, double handling


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TB_07312156_Halaman-Judul.pdf 985.66
2. 2016_TA_TB_07312156_Bab-1.pdf 19.37
3. 2016_TA_TB_07312156_Bab-2.pdf 396.99
4. 2016_TA_TB_07312156_Bab-3.pdf 203.26
5. 2016_TA_TB_07312156_Bab-4.pdf 25.15
6. 2016_TA_TB_07312156_Bab-5.pdf 1581.84
7. 2016_TA_TB_07312156_Bab-6.pdf 88.37
8. 2016_TA_TB_07312156_Bab7.pdf 13.82
9. 2016_TA_TB_07312156_Lampiran.pdf 3756.9

P PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, bekerjasama untuk proyek pengupasan tanah penutup dengan salah satu perusahaan pemilik IUP. Sehingga perancangan lubang bukaan (pit) dan disposal sangat penting demi mencapai target yang diberikan oleh pemilik IUP, selain itu perancangan penimbunan disposal juga menjadi sangat penting dikarenakan pada overburden terdapat sisipan lapisan material PAF yang mana harus dilakukan management disposal yang baik demi mencegah terbentuknya air asam tambang akibat material PAF. Manajemen disposal untuk mencegah terbentuknya air asam tambang akibat material PAF pada kasus ini ditangani dengan metode double handling, dimana material NAF ditimbun sementara, selanjutnya digunakan sebagai penutup pada timbunan material PAF (ketebalan material NAF sebesar 5 – 10 meter). Adapun dilakukan juga manajemen disposal dengan metode non double handling (tidak ada pemisahan penumpukan PAF dan NAF) untuk kemudia membandingkan dampak dari dua metode manajemen disposal yang dilakukan. Dari metode double handling yang dilakukan perhitungan biaya operasi dengan metode owning and operating cost, untuk kemudian membandingkan biayanya. Pada penelitian kali ini menghasilkan rekomendasi kemajuan pit per quarter pada tahun 2016, dimana didapati total produksi berdasarkan peta kemajuan sebesar 12,982,399 bcm. Biaya yang dikeluarkan dalam pengupasan overburden jika tidak melakukan double handling sebesar 22,610,406 US$, sedangkan jika ditambah kegiatan double handling sebesar 24,430,048 US$, dari hal ini didapati bahwa biaya double handling hanya sebesar 1,819,642 US$ yang mana dari nilai ini maka dapat diketahui kenaikan cost hanya sebesar 8%.

P PT. X is a company that engaged in coal mining, coorperate for the project overburden stripping with one of the company IUP owner. PIT design planning so important for reach the target production from owner company, disposal design become so important because of overburden contain PAF material that must be manage for prevention the formation of acid mine draignase. Disposal management for prevention the formation of acid mine draignase because of PAF material in this case manage with double handling method, in this method NAF material backfilled for cover PAF material (5 – 10 meter). Disposal management is also done by non-double handling method (there is no separation of PAF and NAF material) for comparison the impact of both management disposal method. From double handling method that has been done calculation the owning and operating cost, for comparison the cost. In this research exclude recommendation pit pushback every quarter in 2016, and then know that total production 12,982,399 bcm. cost that has been paid in the stripping of overburden didn't use double handling method is 25,153,156 US$, but if stripping overburden use double handling method the cost is 26,972,798 US$, so in this study conclude that double handling method cost is 1,819,642 US$ so the increase of cost is 8%.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?