DETAIL KOLEKSI


Analisis Struktur, Perilaku Dan Kinerja Industri Makanan Dan Minuman (go Public) Di Indonesia Tahun 2010 – 2015


Oleh : Yudhistira Permana

Info Katalog

Nomor Panggil : 2016_TA_EP_021120003

Subyek : Economic development;Industrial economics;Food industry;Product - strategy

Penerbit : FEB - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Dini Hariyanti

Pembimbing 2 :

Kata Kunci : Concentration Ratio (CR4), efficiency-X (XEF), growth, Price Cost Margin (PCM), productivity, Struct


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2016_TA_EP_021120003_Halaman-Judul.pdf 921.67 (KB)
2. 2016_TA_EP_021120003_Bab-1.pdf 1158.95 (KB)
3. 2016_TA_EP_021120003_Bab-2.pdf 1412.92 (KB)
4. 2016_TA_EP_021120003_Bab-3.pdf 1064.74 (KB)
5. 2016_TA_EP_021120003_BAB-4.pdf 822.87 (KB)
6. 2016_TA_EP_021120003_Bab-5.pdf 579.21 (KB)
7. 2016_TA_EP_021120003_Daftar-Pustaka.pdf 604.83 (KB)
8. 2016_TA_EP_021120003_Lampiran.pdf 1607.67 (KB)

T Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja industri makanan dan minuman serta pengaruh rasio konsentrasi (CR4), efisiensi (XEF), dan pertumbuhan output (growth) terhadap Price Cost Margin (PCM) industri makanan dan minuman (go public) di Indonesia berupa data sekunder. Data time series periode tahunan yaitu tahun 2010 – 2015 (6 tahun). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai output, nilai input, nilai tambah, dah upah yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI).Metode yang digunakan adalah pendekatan Structure Conduct Performance (SCP) untuk menganalisis struktur, perilaku dan kinerja industri makanan dan minuman. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis perilaku industri makanan dan minuman dan analisis kuantitatif untuk mengetahui struktur dan kinerja dari industri makanan dan minuman di Indonesia. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Microsoft Office Excel 2007.Hasil analisis SCP ditemukan bahwa stuktur industri pada industri makanan dan minuman di Indonesia adalah struktur oligopoli ketat, dengan nilai rata-rata CR4 sebesar 84,87 persen. Analisis perilaku dalam industri makanan dan minuman dapat dilihat dari strategi produk, harga dan promosi. Strategi produk dilakukan melalui strategi diferensisasi dan inovasi produk, dan penetapan harga berdasarkan harga dari perusahaan pesaing. Sedangkan strategi promosi dilakukan melalui media cetak dan elektronik, serta display product. Dari segi kinerja industri makanan dan minuman dapat dilihat dari PCM, efisiensi (XEF), dan pertumbuhan output (growth)

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?