DETAIL KOLEKSI

Studi Tingkat Kebisingan Di Terminal Blok M Dan Lebak Bulus Jakarta Selatan


Oleh : Sri Hartini

Info Katalog

Nomor Panggil : 082.654

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Melati Ferianita

Pembimbing 2 : Paido.H. Hutapea

Subyek : Traffic noise - Environmental aspects;Transportation noise

Kata Kunci : noise level, terminal Block M, terminal Lebak Bulus, traffic noise


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_TL_08203028_Lampiran.pdf 1572.05
2. 2008_TA_TL_08203028_Daftar-pustaka.pdf 562.56
3. 2008_TA_TL_08203028_Bab-5.pdf 614.05
4. 2008_TA_TL_08203028_Bab-4.pdf 2603.08
5. 2008_TA_TL_08203028_Bab-3.pdf 817.99
6. 2008_TA_TL_08203028_Bab-2.pdf 1062.5
7. 2008_TA_TL_08203028_Bab-1.pdf 699.66
8. 2008_TA_TL_08203028_Halaman-judul.pdf 928.1

S Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bennotor terutama di kota-kota besar menyebabkan tingkat kebisingan lingkungan menjadi sernakin tinggi, melampaui batas kenyamanan dan kesehatan manusia Tugas akhir ini berupa penelitian tingkat kebisingan di daerah perkotaan dari kebisingan yang bersumber dari Jalu lintas di terminal Blok M dan Lebak Bulus yang diakibatkan oleh kendaraan bennotor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebisingan di tenninal Blok M dan Lebak. Bulus berdasarkan Kep Men LH No. 48/11/MENLH/l996 yang diakibatkan oleh lalu Jintas kendaraan bennotor serta untulc mengetahui sumber bising berdasarkan jenis kendaraan. Lokasi penelitian ini dilakukan di terminal Blok M dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan yaitu pada arah masuk dan arah keluar kendaraan. Pada terminal Lebak Buius pengukuran juga dilakukan dipermukiman penduduk. Pelaksanaan pengukuran dilakukan dalam satu minggu selama 4 hari pada setiap terminal, yang dilakukan selama 24 jam pernarinya Metode pengukuran dilakukan sesuai dengan Kep Meo No.48/MENLH/11/1996 daJam upaya pencegahan dan perlindungan masyarakat terhadap gangguan kebisingan yang ditetapkan melalui baku mutu tingkat kebisingan. Variabel yang diarnati adalah: jumlah kendaraan bennotor yang melintas dan jenis keodaraan. Bising dapat diartikan sebagai suara yang tidak dikehendaki kehadirannya Sumber bising dapat dikelompokkan secara garis besar dalam: sumber bising bergerak dan sumber bising yang diam. Kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan bennotor pada umumnya dipengaruhi oleh: mesin, sistem pembuangan sisa pembakaran, jenis bahan bakar, gesekan ban dengan jalan turbulensi aerodinamik badan kendaraan dan vibrasi keodaraan. Untuk kebisingan lalu lintas ditetapkan beberapa k:riteria yaitu tingkat Leq, LNP, TNI dan Lsm. Nilai Leq di terminal Lebak Bulus sebesar 86,lOdB(A), nilai LNP sebesar 88,26 dB(A), nilai TNI sebesar 86,15 dB(A) dan nilai Lsm sebesar 77,28 dB(A). Nilai Leq di terminal Blok M sebesar 86,15dB(A), nilai LNP sebesar 85,43dB(A), nilai TNl sebesar 60,72 dB(A) dan nilai Lsm sebesar 75,47 dB(A). Nilai ini akan dibandingkan dengan baku mutu menurut Kep Men No 48 /MENLH/J l/1996 sesuai dengan peruntulcannya Koefisien korelasi serta signifikan yang didapat menunjukkan bahwa jumlah keodaraan yang melintas mempengaruhi kebisingan pada terminal Lebak Bulus. Sumber bising pada terminal Blok M dan Lebak Bulus adalah Bus dan Minibus. Upaya pengendalian untuk mengurangi kebisingan terutama pada daerah penelitian yaitu dengan menanam tanaman perdu disepanjang pagar Terminal Lebak Bulus dan Blok M.

A A long with the increasing amount of motor vehicle especially in metropolis cause noise of environment become excelsior, abysmal of freshmen boundary and health for human being. This final dnty in the form of research of noise level in urban area in sterning from traffic in Blok M Bus Terminal and Lebak Bulus resulted from motor vehicle. Intention of this research to know noise level in Blok MBus Terminal and Lebak Bulus pursuant to Kep Men LH No. 48/11/MENLH/1996 resulted from motor vehicle traffic and also to know the source of noise pursuant to vehicle type. This research location is conducted in Blok M Bus Terminal and Lebak Bulus, South Jakarta that is at direction enter and direction go out vehicle. At Lebak Bulus Bus Station measurement is also conducted by setlement of resident Execution of measurement conducted in one week during 4 day in each terminal, conducted during its 24 hour. Measurement method conducted as according to Kep Men No.48/MENLH/11/1996 in the effort of prevention and protection of society to specified noise trouble through standard quality of noise level. Variable perceived by amount of motor vehicle which pass by quickly and vehicle type. Noisy can be interpreted as voice which do not desire by its attendance. Source of noise can be grouped marginally in: source of peripatetic noise and source of silent noise. Noise generated by motor vehicle in general influenced by: machine, system dismissal of combustion remains, fuel type, tire fiiction by way of vehicle body aerodinamik twbulence and of vehicle vibration. For the noise of traffic specified by some criterion that is level of Leq, LNP, 1Nl and of Lsm. Assess Leq in Lebak Bulus station equal to 86,1OdB(A), value of LNP equal to 88,26 dB(A), assess 1Nl equal to 86,15 dB(A) and value ofLNP equal to 85,43dB(A), value of1Nl equal to 60,72 dB(A) and value ofLsm equal to 75,47 dB(A). This value will be compared to standard quality of according to Piece of Men No.48/MENLH/11/1996 as according to allotment of it Correlation coefficient and also got signifikan indicate that the amount of vehicle which pass by quickly to influence noise at Lebak Bulus Bus Station. Source of noise Blok M Bus Terminal and Lebak Bulus Bus and of Minibus. Strive operation to lessen noise especially at research area that is by planting clump crop alongside fence Lebak Bulus and Blok MBus Terminal.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?