DETAIL KOLEKSI

Kajian Konsentrasi Fosfat (po43) Pada Lumpur Di Kawasan Hutan Mangrove Suaka Margastawa Muara Angke Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara


Oleh : Ira Vero Yunita

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Melati Ferianita Fachrul

Pembimbing 2 : Christiana Siallagan

Subyek : Phosphates

Kata Kunci : mangrove forest, phosphate, mud


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_STL_08204011_Halaman-Judul.pdf 1284.42
2. 2008_TA_STL_08204011_Bab-1.pdf 749.72
3. 2008_TA_STL_08204011_Bab-2.pdf 2624.37
4. 2008_TA_STL_08204011_Bab-3.pdf 1078.67
5. 2008_TA_STL_08204011_Bab-4.pdf 3993.19
6. 2008_TA_STL_08204011_Bab-5.pdf 681.33
7. 2008_TA_STL_08204011_Daftar-Pustaka.pdf 745.73
8. 2008_TA_STL_08204011_Lampiran.pdf 3668.28

S Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) merupakan kawasan hutan mangrove di pesisir utara Jakarta, dengan luas 25,02 ha. Kawasan hutan mangrove SMMA berada berdampingan dengan Sungai Angke sehingga memberikan pengaruh terhadap kualitas lingkungan yang disebabkan oleh beban pencemar yang terbawa dari sungai. Behan pencemar yang masuk kedalam hutan mangrove melalui Sungai Angke berasal dari aktivitas manusia seperti rumah tangga, industri, limbah temak dan pertanian yang didalamnya mengandung zat pencemar fosfat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi fosfat pada lumpur di kawasan hutan mangrove SMMA dan konsentrasi fosfat serta parameter pendukungnya pada air di Sungai Angke. Metodologi yang digunakan untuk menganalisis konsentrasi fosfat di lumpur hutan mangrove SMMA yaitu dengan pengambilan lumpur hutan mangrove sebanyak8 (delapan) titik dengan menggunakangrab meter dan Sungai Angke sebanyak 4 (empat) titiksampling dengan menggunakan water sampler. Waktu pengambilan sampel yaitu pada bulan April dan Mei 2008 pada saat pasang dan surut air laut. Pada sampel air sungai juga dianalisis parameter pendukung seperti paramefer kirilia pH, :rss, DO, dan BOD dan parameter fisik seperti kedalaman, kecepatan arus dan suhu air. Hasil analisis konsentrasi fosfat pada lumpur kawasan hutan mangrove SMMA yang dilairukan pada sampling I rata-rata antara 0,4 mg/I sampai 19,8 mg/I dan basil analisis sampling II konsentrasi rata-rata antara 0,02 sampai 3,32 mg/I. Pada analisls kohsentrasi fosfat di sungai Angke berdasarkan data basil analisis yang dilakukan pada sampling I rata-rata antara 0,29 sampai 0,41mg/I dan basil analisis sampling II konsentrasi rata-rata antara 0,26 sampai 0,42 mgll. Sementara pada semua titik sampling pada waktu pasang dan surut suhu rata-rata antara 26 - 27 °C, nilai pH antara 7,06 - 7,40, kedalaman sungai antara 3,77 - 5,95 m, kecepatan arus antara 3,6 - 6,9 detik/l m, konsentrasi TSS antara 36 - 350 mg/I, konsentrasi DO antara 1,2 - 2,8 mg/I dan konsentrasi BOD antara9,53 - 15,25 mg/I. Berdasarkan basil analisa, konsentrasi fosfat pada sungai masih memenuhi baku Keputusan Gubemur OKI Jakarta No. 582 Tahun 1995 Golongan C dibandingkan dengan konsentrasi fosfat pada lumpur. Konsentrasi fosfat di lumpur kawasan hutan mangrove SMMA cukup tinggi, sehingga menyebabkan eutrofikasi dan terjadi blooming alga.

M Muara Angke of Preserve ( SMMA) is forest area of mangrove in north coastal area of J~ broadly 25.02 hectare. Forest area of mangrove SMMA reside in border only of Angke River so that give influence to environmental quality which because of burden of waste brought of river. burden of waste which enter into forest of mangrove through Angke River come from human being activity l ike household, industrial, livestock waste and agriculture which in it contain of phosphate. This research aim to to analyse phosphate concentration at mud in forest area of mangrove SMMA and phosphate concentration and also the supporters parameter of at water in Angke River. Methodologies used to analyse phosphate concentration in forest mud of mangrove SMMA that is with intake of forest mud of mangrove counted 8 (eight) by using grab meter and Angke River counted 4 (four) by using water sampler. Time intake of sampel that is in April and of May 2008 at the time of sea-water ebb and tide. At sampel of water river is also analysed by supporters parameter like chemical parameter of pH, TSS, DO, and BOD and physicals parameter like deepness, speed of current, water temperature. Result of phosphate concentration analysis at forest area mud of mangrove SMMA conducted at sampling 0~ I mean between 0,4 mgtl to 19 .8 mg/1 analyse sampling of II mean concentration between 0.62 mg(]. to 3.32 mgtl. The phosphate concentration analysis in Angke River pursuant to data result of analysis conducted at sampling of I mean between 0.29 mg/I to 0.41 mg/I analyse sampling of II mean concentration between 0.26 mg/I to 0.42 mg/I. Where as at all locations of sampling when mean temperature ebb and tide between 26 to 27 °C, assess pH between 7.06 to 7.40, depth of river between 3.77 to 5.95 m, current flow between 3.6 to 6.9 second/I m, concentration ofTSS between 36 to 350 mg/l, concentration between 9.53 to 15.25 mg/I. Pursuant to analysis result, phosphate concentration at river still fulfill standardly of Regulation Of Governor of OKI Jakarta No. 582/1995 class of C compared to phosphate concentration at mud. Phosphate concentration in forest area mud of mangrove is high SMMA, so that cause eutrofication and happened blooming algae.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?