DETAIL KOLEKSI

Degradasi minyak bumi menggunakan isolat bakteri dari akar avecennia sp.

4.0


Oleh : Irma Juniar N.

Info Katalog

Nomor Panggil : TATL.07629

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2007

Pembimbing 1 : Mulyono

Pembimbing 2 : Astri R.

Subyek : Petroleum - Bioremediation

Kata Kunci : biodegradation, mangrove ecosystem, identification, reactor


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2007_TA_STL_08202041_Halaman-judul.pdf 1087.94
2. 2007_TA_STL_08202041_Bab-1.pdf 364.02
3. 2007_TA_STL_08202041_Bab-2.pdf 2278.64
4. 2007_TA_STL_08202041_Bab-3.pdf 1087.98
5. 2007_TA_STL_08202041_Bab-4.pdf 5916.29
6. 2007_TA_STL_08202041_Bab-5.pdf 177.86
7. 2007_TA_STL_08202041_Daftar-pustaka.pdf 123.89
8. 2007_TA_STL_08202041_Lampiran.pdf 1184.17

T Telah dilakukan penelitian mengenai bioremediasi minyak bumi dengan mengeksploitasi kemampuan mikroba indigenous dari ekosistem mangrove dengan tujuan sebagai berikut : (1). menguji kemampuan bakteri indigenous dari akar tanaman bakau dan bakteri yang berasal dari minyak bumi untuk mendegradasi minyak bumi., (2). mengetahui kondisi penelitian optimum yang memberikan degradasi minyak bumi paling besar. (3). mengetahui beban maksimal yang masih dapat ditanggung oleh bakteri untuk mendegradasi minyak bumi. bakteri akar tanaman bakau yang diidentifikasi adalah Ochrobactrum anthropi dan Bacillus sp. : dari minyak bumi adalah Ralstonia pickettii dan bacillus circulans. Pada kurva pertumbuhan awal bakteri didapatkan fase eksponensial untuk Ochrobactrum anthropi dan Bacillus sp. terjadi pada jam ke 120 sebesar 1, 49E + 15 sel/ml. Fase eksponensial tertinggi untuk bakteri Ralstonia pickettii dan Bacillus circulans terjadi pada jam ke-24 sebesar 6,74E + 14 se/ml. Sedangkan untuk pertumbuhan konsursium, fase eksponensialnya dicapai saat jam ke 48 sebesar 7,68E + 14 sel/ml. dari beberapa rangkaian penelitian yang telah dilakukan, beberapa kesimpulan yang telah didapatkan adalah sebagai berikut : pada tahap uji degradasi, (A). pertumbuhan bakteri terbaik untuk Ochrobactrum anthropi dan bacillus sp. mencapai fase eksponensial 39365 VSS mg/l untuk TPH 15 % pada jam ke-18, (B). efisiensi penurunan TPH saat tahap uji degradasi mencapai 74% pada TPH 5%; 89% pada TPH 10% dan 76,1% pada TPH 15%. (C). Fase eksponensial terbaik untuk bakteri Ralstonia pickettii dan Bacillus circulans terjadi saat jam ke-24 sebesar 138330 VSS mg/l pada TPH 15%, (D). efisiensi penurunan TPH nya sebesar 82,1% untuk TPH 5%; 88,5% TPH 10 dan 76,1% untuk TPH 15%, (E) untuk bakteri konsursium, fase eksponensial terbaik mampu dicapai pada jam ke-42 sebesar 188430 VSS mg/l pada TPH 10%, (F), untuk efisiensi penurunan TPH mencapai 94,4% untuk TPH 5%; 72% untuk TPH 10% dan 80,3% untuk TPH 15%. Pada perlakuan reaktor skala laboratorium, kesimpulan yang didapatkan adalah pertumbuhan bakteri terbaik terjadi pada reaktor IV dengan kondisi bakteri konsursium, ada tambahan suplai udara dan TPH 15%. Pertumbuhan bakerinya sebesar 9,9E + 14 sel/ml pada hari ke 7 dan penurunan THP mencapai efisiensi tinggi sebesar 76,3%. pertumbuhan pH yang terjadi pada I dan III berkisar 5,2 - 6,9; sedangkan pH pada reaktor II dan IV berkisar antara 5,4 - 8,3.

A A research on petroleum biremediation has been conducted exploiting the indigenous microbe ability from the mangrove ecosystem with the folowing objectives : (1). Testing indigenous microorganism ability from the mangrove tree root and from the petroleum to degrade the petroleum, (2). Identifying the optimal research condition providing the bighest degradation to the petroleum . (3). Identifying maximal load that is able to be carried over by microorganism to degrade the petroleum . Indigenous microorganism of mangrove root indified is Obchrobactrum anthropi and bacillus sp; from the petroleum is Ralsionia pickettii and Bacillus circulans. On the early microorganism development, exponential phase for Ochrobactrum anthropi and bacillus sp; are obtained, concuring at the 120 th hour of 1,49E + 15 cell/ml. Highest exponential phase for Ralstonia pickettii and Bacillus circulans microorganisms occur at the 24 th hours of 6,74 E + 14 cell/ml. Meanwhile for the consortium development, its exponential phase is reached at the 48 th hour of 7,68E+14 cell/ml. From several research series conducted, several conclusion that is drawn is as follows ; at the degradation test level, (A). The best microorganism development for the Obchrobactrum anthropi and bacillus sp. reaches the exponential phase of 39365 VSS mg/l for TPH 15% at the 18 th hour, (B) the TPH reduction efficiency when the degradation experiment phase reach 74,9% on TPH 5%, 89% or TPH 10% and 76,1% on TPH 15%, (C) The best exponential phase for Ralstonia pickettii and bacillus circulans occur when at the time of 24 the hour of 138330 VSS mg/l on TPH 15%, (D). The TPH reduction efficiency is 82,1% for TPH 5%; 88,5% TPH 10% and 76,1% for TPH 15%, (E). For the consortium microorganism, The best exponential phase is able to reach at the 24 nd hour of 188430 VSS mg/l TPH 10%, (F). For the efficiency of TPH reduction reaches 94,4% for TPH 5%; 72% for TPH 10% and 80,3 For TPH 15%. On the laboratory scale reactor treatment, the conclusion that can be drawn is the best microorganism development occurs in the reactor IV with the consurtium microorganism condition, there is additional air supply and TPH 15%. The microorganism development 9,9E+ 14 ceel/ml on the 7th day and the TPH reduction reaches the highest efficiency of 73,3%. The change in pH that occur in the reactor I and III range 5,2 - 8,0; while pH in the reactor II and IV ranging from 5,4 - 8,3. .

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?