DETAIL KOLEKSI

Optimasi Pemakaian Bahan Koagulan Dalam Penyisihan Warna, Zat Orhanik , Fe Dengan Saringan Langsung


Oleh : Annisa Shahrani

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Ratnaningsih

Pembimbing 2 : Muhammad Lindu

Subyek : Water - Purification - Coagulation;Coagulants

Kata Kunci : coagulant materials, color quality


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_TA_TL_08219006_Halaman-Judul.pdf 2265.41
2. 2005_TA_TL_08219006_Bab-1.pdf 731.56
3. 2005_TA_TL_08219006_Bab-2.pdf 2292.05
4. 2005_TA_TL_08219006_Bab-3.pdf 1210.87
5. 2005_TA_TL_08219006_Bab-4.pdf 3337.18
6. 2005_TA_TL_08219006_Bab-5.pdf 656.58
7. 2005_TA_TL_08219006_Daftar-Pustaka.pdf 631.91
8. 2005_TA_TL_08219006_Lampiran.pdf 4385.98

A Air yang terdapat di gedung K Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti diperlukan untuk aktivitas akademis. Karena wama yang terdapat pada air tersebut masih berwarna dengan kualitas warna 70 TCU, zat organik 17 mg/I, Fe 0.115 mg/I, dan kekeruhan I .75 NTU maka perlu adanya proses pengolahan air untuk mendapatkan air bersih yang memenuhi standar PerMenK.es Nomor 416 tahun 1990 dengan cara mengoptimalkan penggunaan bahan koagulan dalam penyisihan parameter-parameter yang menggunakan saringan langsung.Salah satu proses pengolahan yang digunakan adalah proses koagulasi-flokulasi. Proses ini bertujuan untuk membentuk flok dengan bantuan bahan kimia agar mudah diendapkan secara gravitasi. Bahan kimia (koagulan) yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara PACI + Polimer PolyDADMAC dengan Alumunium Sulfat + Polimer PolyDADMAC. Hal itu dikarenakan koagulan tersebut tidak bisa berdiri sendiri membentuk flok. Variasi dosis PACI yang digunakan berkisar 10-30 mg/I dan variasi dosis Polimer PolyDADMAC 5-40 mg/I; variasi dosis Alumunium Sulfat 20-120 mg/I dan variasi dosis Polimer PolyDADMAC 5-40 mg/I.Dalam penelitian Tugas Akhir ini telah dilakukan uji penentuan, yaitu dosisoptimal dengan metodejar-test dan uji penyaringan dengan laju alir 8.4756 m2/jam. Unit yang digunakan pada penelitian lanjutan adalah sumber air (inlet), tangki (untuk menyimpan dosis koagulan), alat Bantu pengadukan (untuk membantu pengadukan campuran air sampel dengan dosis koagulan), dan bak outlet (untuk menampung air hasil olahan filter).Pada penelitian pendahuluan diperoleh dosis optimum untuk koagulan, antara lain PACI 10 mg/I dengan Polimer PolyDADMAC 5 mg/I, sedangkan pH optimumnya dicapai pada pH 7. Untuk PACI + Polirner PolyDADMAC konsentrasi warna yang dicapai pada dosis optimum = 9.45 TCU, zat organik = 7.10 mg/I, Fe= 0.05 mg/I, dan kekeruhan = 0.90 NTU. Sedangkan, untuk Alumunium Sulfat + Polimer PolyDADMAC konsentrasi wama = 8.75 TCU, zat organik = 7.57 mg/I, Fe= 0.08 mg/I, dan kekeruhan = 1.65 NTU.Pada uji penyaringan hanya digunakan pada koagulan PACI + PolimerPolyDADMAC karena biaya koagulan tersebut lebih murah dibandingkan dengan Alumunium Sulfat + Polimer PolyDADMAC. Uji penyaringan ini hanya memperlihatkan perbandingan antara secara intermittens (24 jam) dan kontinu (36 jam). Sehingga,diperoleh hasil akhir waktu filter dan volume olahan secara intermittens mencapai titik jenuh setelah penyaringan 23 jam dengan 3465 liter; dan secara kontinu 35 jam dengan 5240.22 liter.

W Water in the Building K of Landscape and Environment Technology Architecture of Trisakti Universal is needed for academic activities. For the color quality in the water is still 70 TCU, organic substance 17 mg/I, Fe 0.115 mg/I, and turbidity 1.75 NTU so water processing is required to obtain clean water that meets the standard of PerMenKes Number 416 of 1990 by optimizing the use of coagulant material in separating parameters using direct filter.One of processes used is a coagulation-flocculation process. This process has an objective to from the flock with the assistance of chemicals in order to be precipitated on the gravity basis. Chemicals (coagulant) used in this research is the combination of PACI+ Polymer PolyDADMAC and Alumunium Sulphate + Polymer PolyDADMAC. That is true because the coagulant itself can not from the flock. The PACT dosage variation is 5-40 mg/I; Alumunium Sulphate dosage variation is 20-120 mg/I and PolymerPolyDADMAC dosage variation is 5-40 mg/I.In this final Assignment Research, a determination test has been made, that is, the optimal dosage with jar-test method and filtering test with flow rate 8.4756 m2/hour. Unit employed in the following research are water source (inlet), tank (to store coagulant dosage), mixing aid (to help mix sample water compound with coagulant dosage), and outlet container (to accommodate the filter-processed water).In the previous research, an optimal dosage is obtained for coagulant among other things PACI 10 mg/I with Polymer PolyDADMAC 5 mg/I and Alumunium Sulphate 60 mg/I with Polymer PolyDADMAC 5 mg/I, while its optimal pH is reached at pH 7. For PACI + Polymer PolyDADMAC the color concentration reached at optimal dosage =9.45 TCU, organic substance= 7.10 mg/I, Fe= 0.05 mg/I, and turbidity= 0.90 NTU. While, the color concentration of Alumunium Sulpahte + Polymer PolyDADMAC = 8.75TCU, organic substance= 7.57 mg/I, Fe= 0.08 mg/I, and turbidity= 1.65 NTU.At the filtering test, it is only used at coagulant PACI + Polymer PolyDADMAC because the coagulant cost is less expensive than Alumunium Sulphate + Polymer PolyDADMAC. Filtering test just show the comparation of discontinous or intermittent (24 hours) and continous (36 hours) in nature. Thus, end results for filter time andprocessed volume are obtained for intermittent test reaching saturated point after filteringfor 23 hours with 3465 liters; and for continous test 35 hours with 5240.22 liters.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?